'Dibayangi' Dua Peristiwa Penting, Rupiah Diperkirakan Masih Tertekan
- 05 Nov 2024 09:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Rupiah diperkirakan masih akan tertekan oleh dolar AS hari ini. Pada penutupan perdagangan Senin kemarin, rupiah melemah 0,13 persen atau 20 poin ke posisi Rp15.752 per dolar AS.
Analis Pasar Uang Ariston Tjendra mengatakan, ada dua event (peristiwa/red) membayangi atau mempengaruhi hingga berpotensi menekan rupiah. "Pasar mengantisipasi Pilpres Amerika Serikat hari ini dan pengumuman kebijakan moneter Bank Sentral AS di Jumat dini hari," ujarnya, Selasa (5/11/2024).
Baca Juga :
Rupiah Turun akibat Pasar Antisipasi Perkembangan di AS
Rupiah Dibuka Melemah terhadap Dolar AS Jadi Rp15.758
Industri Teknologi Finansial Dihadapkan Empat Tantangan Ini
Menurut Ariston, kemenangan Trump bisa mendongkrak kembali dolar AS karena kebijakan Trump yang memicu perang dagang ketika berkuasa. Sementara pasar juga menantikan pernyataan The Fed soal kondisi terkini perekonomian dan kebijakan moneter ke depan.
Pasar beranggapan, perkembangan perekonomian AS belakangan ini kemungkinan akan memudarkan peluang pemangkasan suku bunga yang agresif. Terutama perkembangan data tenaga kerja dan inflasi AS yang membaik.
"Potensi pelemahan rupiah hari ini ke arah Rp15.780-15.800. Sedangkan potensi penguatan rupiah di kisaran Rp15.700 per dolar AS," kata Ariston.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....