Bahaya Konsumsi Makanan Gorengan Berlebih Bagi Jantung
- 12 Agt 2024 12:37 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung : Mengkonsumsi makanan ringan atau cemilan yang digoreng secara berlebihan, meningkatkan risiko penyakit jantung akibat tingginya asupan lemak trans. Makanan yang digoreng, terutama gorengan yang dijual di pinggir jalan, seringkali dimasak dengan minyak yang digunakan berulang kali.
Lemak trans dapat meningkatkan kadar low-density lipoprotein (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL), yang dapat memicu serangan jantung. Untuk menjaga kesehatan, asupan lemak trans dianjurkan kurang dari 1% dari kebutuhan kalori harian setara dengan 2 gram perhari.
Dikutip dari Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera karya Yuspa Hanum, M.S, pada Senin (12/8/2024), mengenai dampak bahaya goreng bagi Jantung, diungkapkan proses deep frying ini menghasilkan asupan asam lemak trans tertinggi dan berperan besar dalam penyumbatan pembuluh darah, berakibat pada peningkatan risiko penyakit jantung.
Menggoreng bahan makanan tidak salah asalkan dengan proses yang tepat seperti tidak menggoreng dengan suhu terlalu tinggi. Apabila mengolah atau menggoreng makanan, maka suhu pemanasan rata-rata harus berada disekitar 95-120 derajat celsius.
Konsumsi lemak trans berlebihan setiap hari, bahkan hanya 1-3%, sudah cukup untuk meningkatkan risiko penyakit jantung pada orang dewasa. Penting untuk lebih bijak dalam memilih makanan dan mengurangi konsumsi gorengan demi kesehatan jantung dan risiko lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....