WHO Prediksi Kasus Hantavirus Bertambah Usai Klaster di Kapal Pesiar
- 08 Mei 2026 14:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- WHO memprediksi jumlah kasus hantavirus berpotensi bertambah setelah muncul klaster penularan di kapal pesiar mewah MV Hondius yang menewaskan tiga penumpang.
- Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyampaikan bahwa hingga kini tercatat lima kasus terkonfirmasi dan tiga kasus suspek hantavirus.
RRI.CO.ID, Jakarta - World Health Organization (WHO) memprediksi jumlah kasus hantavirus berpotensi bertambah setelah muncul klaster penularan di kapal pesiar mewah MV Hondius yang menewaskan tiga penumpang. Kapal tersebut diketahui berlayar dari Amerika Selatan menuju Eropa.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyampaikan bahwa hingga kini tercatat lima kasus terkonfirmasi dan tiga kasus suspek hantavirus. Termasuk tiga kematian.
“Mengingat masa inkubasi virus Andes dapat mencapai enam minggu, ada kemungkinan lebih banyak kasus akan dilaporkan,” ujar Tedros di Jenewa pada Kamis 7 Mei 2026. WHO juga telah memberi tahu 12 negara bahwa warga mereka turun dari kapal pesiar tersebut di Saint Helena.
Sejumlah orang yang diduga atau telah terinfeksi kini menjalani perawatan atau isolasi di beberapa negara. Yakni, Inggris, Jerman, Belanda, Swiss, dan Afrika Selatan.
Direktur Peringatan dan Respons Darurat WHO, Abdi Rahman Mahamud, meyakini wabah ini berpotensi tetap terbatas. Apabila langkah kesehatan masyarakat diterapkan secara konsisten dan solidaritas antarnegara diperkuat.
Hantavirus merupakan penyakit pernapasan langka yang umumnya menyebar dari hewan pengerat. Seperti tikus, yang terinfeksi.
Virus ini dapat memicu gangguan pernapasan berat, gangguan jantung, hingga demam berdarah. Hingga saat ini, belum tersedia vaksin maupun obat yang dapat menyembuhkan penyakit tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....