Belimbing, Buah Tropis yang Kaya Manfaat untuk Kesehatan

  • 31 Agt 2025 19:16 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Buah belimbing sering kali hanya dikenal sebagai pelengkap rujak atau sekadar penghias hidangan. Padahal, di balik bentuknya yang unik dan rasanya yang asam manis menyegarkan, belimbing menyimpan beragam manfaat penting bagi kesehatan, terutama untuk jantung.

Dikutip dari laman Biofarma. Belimbing atau Averrhoa carambola merupakan buah tropis yang mudah dijumpai di Indonesia. Sayangnya, tingkat konsumsinya masih tergolong rendah karena sebagian orang kurang terbiasa mengonsumsinya langsung.

Padahal, kandungan gizinya cukup lengkap, mulai dari vitamin C, vitamin B5, folat, tembaga, magnesium, hingga potasium. Dalam satu buah belimbing berukuran sedang (sekitar 90 gram), terdapat 3 gram serat, 1 gram protein, dan lebih dari setengah kebutuhan harian vitamin C.

Manfaat Belimbing untuk Kesehatan

Beberapa penelitian menyebutkan, belimbing dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

1.Mendukung program diet

Belimbing termasuk buah rendah kalori dengan kandungan serat tinggi. Kombinasi ini membuat perut terasa kenyang lebih lama sehingga dapat membantu mengendalikan nafsu makan dan menurunkan berat badan.

2.Mengontrol kadar gula darah

Serat tidak larut air dalam belimbing berperan dalam memperlambat penyerapan glukosa. Hal ini membantu menjaga kestabilan kadar gula darah, sehingga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes dalam jumlah yang wajar.

3.Meningkatkan daya tahan tubuh

Tingginya kandungan antioksidan, seperti vitamin C, zinc, dan mangan, membuat belimbing efektif melawan radikal bebas. Antioksidan ini juga berfungsi memperkuat sistem imun sekaligus membantu detoksifikasi alami tubuh.

4.Menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke

Belimbing mengandung asam folat (vitamin B9) yang mampu menekan kadar homosistein, zat yang bila berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular. Dengan konsumsi teratur, belimbing berpotensi menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Meski kaya manfaat, belimbing tidak dianjurkan bagi penderita gangguan fungsi ginjal, khususnya gagal ginjal kronis. Kandungan asam oksalat dan karamboxin dalam buah ini dapat menumpuk dalam tubuh jika tidak disaring dengan baik oleh ginjal, sehingga berisiko menimbulkan keracunan.

Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum menjadikan belimbing sebagai bagian dari konsumsi rutin, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit ginjal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....