Waspada Mimisan: Gejala Umum yang Bisa Menjadi Serius
- 12 Jun 2025 08:24 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung: Mimisan atau keluarnya darah dari hidung kerap dianggap sebagai hal sepele. Namun, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu yang perlu diwaspadai.
Dalam istilah medis, mimisan dikenal sebagai epistaksis, yaitu perdarahan akibat pecahnya pembuluh darah kecil di dalam rongga hidung.
Dikutip dari laman Hellodokter, sebagian besar kasus mimisan bersifat ringan dan dapat ditangani sendiri. Namun, penting untuk mengenali penyebab dan jenis mimisan, serta mengetahui langkah pertolongan pertama yang tepat.
Penyebab Mimisan:
1. Faktor Lokal
Penyebab paling umum berasal dari faktor lokal seperti:
Udara kering, baik dari lingkungan luar maupun ruangan ber-AC, yang membuat selaput hidung mudah pecah.
Kebiasaan mengupil atau memasukkan benda asing ke dalam hidung.
Membasuh hidung (membuang ingus) terlalu keras yang menyebabkan trauma pada dinding hidung.
2. Infeksi dan Penyakit
Infeksi saluran pernapasan atas, sinusitis, atau hay fever bisa menyebabkan peradangan yang membuat pembuluh darah lebih rentan pecah. Selain itu, keberadaan polip atau tumor di rongga hidung meski jarang, juga bisa menjadi pemicu.
3. Faktor Sistemik
Beberapa kondisi tubuh yang memengaruhi sistem peredaran darah seperti hipertensi, aterosklerosis, serta penggunaan obat pengencer darah (aspirin, NSAID, warfarin) meningkatkan risiko mimisan. Gangguan pembekuan darah seperti hemofilia dan penyakit von Willebrand juga dapat memicu perdarahan spontan. Konsumsi alkohol berlebih dan penyalahgunaan zat terhirup seperti kokain termasuk faktor risiko tambahan.
Langkah Pertolongan Pertama
Saat mengalami mimisan, berikut tindakan yang disarankan:
Duduk tegak dan sedikit menunduk agar darah tidak tertelan.
Jepit bagian lunak hidung selama 10 menit tanpa melepaskan. Jika masih berdarah, lanjutkan 10 menit lagi.
Kompres dingin pada leher atau pangkal hidung untuk mengecilkan pembuluh darah.
Setelah perdarahan berhenti, hindari meniup atau menyentuh hidung setidaknya selama 24 jam.
Segera konsultasi ke fasilitas kesehatan jika:
Perdarahan tidak berhenti setelah 20–30 menit, Mimisan terjadi berulang tanpa sebab jelas, disertai gejala anemia seperti lemas dan pucat.
Meski umumnya ringan dan bisa ditangani di rumah, mimisan tetap perlu diperhatikan. Jika disertai gejala yang tidak biasa atau terjadi terlalu sering, konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebab yang mendasari.
Kesadaran akan penyebab dan penanganan yang tepat dapat mencegah komplikasi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kesehatan yang lebih serius.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....