KDM: Kematian Ibu dan Bayi Turun 4 Persen
- 11 Jun 2025 10:23 WIB
- Bandung
KBRN,Bandung: Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menargetkan penurunan angka kematian ibu dan bayi hingga 4 persen sebagai bagian dari komitmen membangun generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.
Target ini disampaikan dalam acara Kick Off Intervensi Pencegahan dan Penurunan Kematian Ibu dan Bayi yang berlangsung di RSUP dr. Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Selasa (10/6/2025).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, mengungkapkan keprihatinannya atas tingginya angka kematian ibu dan bayi di Jabar. Saat ini, provinsi ini menyumbang sekitar 17 persen dari total angka kematian ibu secara nasional, atau setara 4.700 kasus per tahun. Sementara angka kematian bayi secara nasional mencapai 34.000 kasus per tahun.
“Kita ingin menurunkan semuanya ke angka 4 persen,” tegas KDM usai acara.
Untuk mendukung target ambisius ini, Gubernur Dedi Mulyadi menginstruksikan Dinas Kesehatan Jabar agar memberikan insentif khusus kepada bidan pendamping jika desa tempat mereka bertugas mencatat nol kematian anak dan nol kasus stunting (tengkes).
“Kepala desanya nanti kita kasih bonus. Ketua PKK-nya juga harus aktif. Ini akan menjadi prioritas utama kita tahun ini. Anak-anak Jabar harus sehat, dari balita sampai remaja, termasuk orang tuanya,” ujarnya.
Menurut KDM, pembangunan kualitas manusia harus dimulai dari aspek kesehatan (cageur). Dalam nilai-nilai budaya Sunda, KDM menjelaskan pentingnya keseimbangan fisik dan mental.
“Cageur pikirana, cageur haténa. Kalau sehat, nanti bisa bageur (berakhlak), pinter (cerdas), singer (berbakat),” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, KDM juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kesehatan atas dukungan dalam program kesehatan Jabar, termasuk pembiayaan operasi pemisahan bayi kembar siam di RSHS yang diberikan secara gratis.
“Ini kabar membahagiakan bagi masyarakat Jabar. Jika ada kasus serupa, masyarakat bisa langsung menghubungi nomor darurat yang sudah kami sebar melalui media sosial saya,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....