Tanda-tanda Kentang yang Tidak Boleh Dimakan Lagi

  • 05 Jun 2025 13:35 WIB
  •  Kupang

KBRN, Rote:bKentang merupakan salah satu bahan makanan pokok yang banyak dikonsumsi karena kandungan gizinya yang tinggi dan rasanya yang lezat. Namun, tidak semua kentang yang terlihat “baik-baik saja” layak untuk dikonsumsi.

Kentang yang sudah terlalu lama disimpan atau mengalami perubahan tertentu bisa menjadi berbahaya bagi kesehatan.

Berikut adalah tanda-tanda kentang yang tidak boleh dimakan lagi:

1. Kulit Kentang Berubah Warna Menjadi Hijau

Kentang yang berubah warna menjadi hijau mengandung solanin, yaitu zat beracun yang terbentuk akibat paparan sinar matahari. Konsumsi solanin dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan mual, muntah, sakit kepala, dan bahkan gangguan saraf.

Apa yang harus dilakukan?

Jika hanya sebagian kecil kentang yang berwarna hijau, bagian tersebut bisa dibuang dengan hati-hati. Namun, jika sebagian besar permukaan kentang sudah hijau, sebaiknya jangan dikonsumsi.

2. Tumbuh Tunas

Kentang yang bertunas menandakan bahwa kentang sudah tua dan mulai kehilangan kandungan nutrisinya. Tunas kentang juga mengandung solanin dalam kadar tinggi.

Apa yang harus dilakukan?

Jika tunas masih kecil dan kentang tidak berwarna hijau atau lembek, Anda masih bisa mengupas dan membuang tunasnya. Namun, jika tunas banyak dan kentang sudah berubah tekstur, lebih baik dibuang.

3. Bau Busuk atau Asam

Kentang yang sudah busuk biasanya akan mengeluarkan bau menyengat, asam, atau mirip bau tanah yang membusuk. Ini menandakan adanya pembusukan bakteri atau jamur di dalamnya.

Apa yang harus dilakukan?

Kentang dengan bau tidak sedap tidak boleh dikonsumsi sama sekali, meskipun bagian luarnya terlihat masih baik.

4. Tekstur Lembek atau Keriput

Kentang segar memiliki tekstur keras dan padat. Jika kentang sudah terasa lembek, keriput, atau menyusut, ini menunjukkan bahwa kandungan airnya sudah menguap dan nutrisinya menurun drastis.

Apa yang harus dilakukan?

Kentang yang sangat keriput dan lembek sebaiknya tidak digunakan untuk konsumsi, apalagi jika disertai dengan tanda busuk atau bau.

5. Adanya Bercak Hitam, Jamur, atau Busuk

Bercak hitam, bercak lunak, atau pertumbuhan jamur pada kentang adalah tanda-tanda pembusukan. Meski terlihat hanya sebagian kecil, biasanya kerusakan sudah menyebar ke bagian dalam.

Apa yang harus dilakukan?

Sebaiknya buang kentang yang menunjukkan tanda-tanda ini, karena mengonsumsi makanan yang terkontaminasi jamur bisa membahayakan kesehatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....