Ini Bedanya Maag, Gerd dan Asam lambung

  • 24 Jan 2025 16:51 WIB
  •  Batam

KBRN, Batam: Seringkali kita di bingungkan dengan keadaan gangguan sakit pencernaan ini, dengan gejala yang hampir sama biasanya oleh orang awam disamaratakan menjadi sakit maag, padahal itu sama sekali berbedea, di lansir dari World Health Organization (WHO) tentang Informasi kesehatan umum dan Mayo Clinic tentang Artikel tentang GERD dan gangguan pencernaan, inilah penjelasan tentang pemicu dan ciri-ciri maag, Gerd dan asalam lambung.

Maag, GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), dan asam lambung adalah istilah yang sering digunakan dalam masalah pencernaan, tetapi masing-masing memiliki perbedaan dalam penyebab, gejala, dan mekanismenya. Berikut adalah penjelasan masing-masing:

Maag

Maag adalah istilah umum yang sering digunakan untuk menggambarkan gangguan pencernaan di lambung, seperti peradangan atau iritasi pada lambung. Dalam dunia medis, maag sering mengacu pada gastritis.

Penyebab:

Infeksi bakteri Helicobacter pylori.

Konsumsi obat tertentu seperti NSAID (ibuprofen, aspirin).

Pola makan tidak teratur, stres, atau kebiasaan makan makanan pedas, berminyak, dan asam.

Konsumsi alkohol atau rokok berlebihan.

Gejala:

Nyeri atau rasa perih di perut bagian atas (ulu hati).

Mual dan muntah.

Kembung atau terasa penuh setelah makan.

Bersendawa berlebihan.


GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

GERD adalah kondisi kronis di mana asam lambung naik ke kerongkongan (esofagus) akibat melemahnya otot sfingter esofagus bagian bawah. GERD adalah gangguan yang lebih spesifik dibandingkan maag.

Penyebab:

Sfingter esofagus bagian bawah tidak berfungsi dengan baik sehingga asam lambung naik ke esofagus.

Pola makan tidak sehat, obesitas, konsumsi kafein, cokelat, atau makanan berminyak.

Stres atau kebiasaan tidur setelah makan.

Gejala:

Rasa panas di dada (heartburn).

Regurgitasi (rasa asam atau pahit di mulut akibat naiknya cairan lambung).

Kesulitan menelan.

Batuk kronis atau suara serak

Asam Lambung

Asam lambung sendiri adalah istilah yang mengacu pada cairan asam yang diproduksi oleh lambung untuk membantu pencernaan makanan. Namun, istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan peningkatan produksi asam lambung atau masalah terkait asam lambung yang naik.

Penyebab:

Produksi asam lambung yang berlebihan karena pola makan tidak sehat, stres, atau infeksi.

GERD sering dikaitkan dengan kondisi naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Gejala:

Mirip dengan gejala maag atau GERD.

Sensasi terbakar di perut atau dada.

Sendawa asam.

Perut terasa kembung atau penuh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....