Waspada Penyakit Demam Berdarah Dengue di Musim Penghujan

  • 18 Jan 2025 22:50 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Demam Berdarah atau yang lebih dikenal dengan penyakit DBD merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue. Virus ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti, nyamuk ini biasanya berkembang biak atau hidup digenangan-genangan air seperti bak mandi, dalam wadah plastik dan lainnya.

Penyakit ini dapat menyerang orang dewasa maupun anak-anak dengan menimbulkan gejala seperti demam yang tinggi, muncul bintik merah, dalam keadaan yang parah dapat mengeluarkan darah dari hidung (mimisan) dan gusi serta menurunnya trombosit. Pada anak-anak fase demam pada DBD berbentuk seperti pelana kuda, yang artinya demam turun beberapa hari, kemudian akan demam akan kembali naik lagi.

“Gejala DBD pada anak berupa demam tinggi selama tujuh hari disertai lemas, muncul bintik merah. Jika anak demam tinggi yang ditakutkan dari penyakit DBD ini akan menyebabkan gusi dan hidungnya mengeluarkan darah(pendarahan), serta faktor penunjangnya trombosit yang menurun, sudah positif anak itu DBD, makanya pasien yang positif DBD perawatan khusus agar dapat mencegah kebocoran cairan elektrolit”, ujar dr Jevo Rifan Sandigta kepada RRI Jumat, (17/1/2025).

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular, akan tetapi penularannya di sebabkan oleh nyamuk yang sudah terinfeksi virus dengue, dan kemudian menggigit orang yang sehat. Penularan ini meningkat pada saat musim penghujan tiba, dimana banyak genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk penyebab DBD tersebut.

Dalam pencegahan agar tidak terserang penyakit tersebut adalah dengan cara, sanitasi lingkungan atau bersih-bersih lingkungan sekitar, basmi jentik-jentik nyamuk, kuras tempat penyimpanan air, pola makan yang sehat dan teratur, atau yang dikenal dengan istilah gerakan 3M(menguras, menutup dan mengubur). “Agar terhindar dari penyakit demam berdarah pastikan lingkungan tetap bersih, jangan biarkan banyak genangan air yang menjadi tempat nyamuk berkembang biak, apa lagi pada saat musim hujan tiba” , himbau dr Jevo.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....