Mengenal Keratosis Pilaris pada Wajah dan Cara Mengatasinya

  • 30 Sep 2024 22:31 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang: Setiap wanita selalu ingin memiliki wajah yang mulus, halus dan lembut, akan tetapi selalu saja permasalahan kulit yang membuat penampilan menjadi tidak menarik.

Penyakit Ketarosis Pilaris atau yang lebih dikenal dengan Chicken Skin( kulit ayam) merupakan suatu kondisi kulit yang ditandai dengan bentol, benjolan atau jerawat kecil yang muncul pada permukaan kulit seperti pada area wajah, siku, lutut atau daerah lainnya pada tubuh. Bentol-bentol ini biasanya berwarna merah muda atau coklat.

Kondisi kulit seperti ini biasanya tidak menular dan tidak menimbulkan gatal, meskipun begitu penyakit ini membuat kulit terasa kasar dan kelihatan kusam serta mengganggu penampilan. Bentol atau benjolan yang seperti jerawat kecil disebabkan oleh tumpukkan keratin pada lapisan luar kulit atau pori-pori yang menyebabkan tersumbatnya folikel rambut dan kemudian membentuk benjolan atau jerawat kecil.

Berbagai hal dapat dilakukan utuk mengatasi Keratosis Polaris atau chicken skin di wajah agar halus dan lembut:

· Gunakan pelembab.

Dengan pemakaian pelembab pada kulit yang kering dapat membantu melembutkan kulit dan mengurangi kasarnya kulit.

· Eksfoliasi.

Eksfoliasi kulit dapat membantu menghilangkan sel-sel kulit mati yang menumpuk pada pori-pori kulit wajah.

· Mandi air hangat.

Dengan mandi air hangat dapat membuka sumbatan pori-pori, namun harus membatasi jam mandi sebab mandi terlalu lama dengan air hangat dapat menghilangkan kelembaban kulit.

· Minyak kelapa.

Asam lemak pada minyak kelapa dapat membuat kulit lebih lembut dan menutrisi dari dalam, dengan sifat anti inflamasi dan anti bakterinya dapat membantu peradangan pada kulit.

· Penggunaan skincare.

Melalui perawatan kulit secara rutin dapat membantu untuk mengatasi chiken skin. Gunakan formula hipoalergenik dan tidak mengandung pewangi, serta hindari memencet atau mencongkel benjolan tersebut dengan kuku.

Tentu saja chicken skin terjadi dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya: masa pubertas, kulit kering, faktor genetik dan musim dingin. Kondisi chicken skin umumnya tidak berbahaya, dengan perawatan yang tepat dapat mengurangi gejalanya serta konsultasikan dengan dokter kulit.(Sumber: nova.gird.id)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....