Mutiara Pagi: Cinta Rasulullah Dibuktikan dengan Amal

  • 07 Sep 2026 09:00 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Mewujudkan komitmen kenabian dan kerasulan kepada Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya dengan mengaku mencintai Rasulullah. Kecintaan tersebut perlu diwujudkan melalui keyakinan kepada risalah yang dibawa, mengikuti ajaran Islam, serta meneladani akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam program Mutiara Pagi RRI Kendari, Senin 7 September 2026 bersama Drs. KH Muslim., M.Si dengan topik “Mewujudkan Komitmen Kenabian dan Kerasulan kepada Muhammad SAW”. Pembahasan ini mengajak umat Islam untuk memahami bahwa keimanan kepada Rasulullah SAW harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan tanggung jawab sebagai seorang muslim.

Menurut KH Muslim, komitmen kepada Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada pengakuan sebagai umat, tetapi harus diwujudkan dengan menjalankan ajaran yang disampaikan Rasulullah. “Komitmen kepada Rasulullah SAW adalah bagaimana kita menjadikan ajaran beliau sebagai pedoman dalam kehidupan. Bukan hanya mengenal nama dan sejarahnya, tetapi juga berusaha mengikuti sunnah serta meneladani akhlaknya,” ujar KH Muslim.

Kyai Muslim menjelaskan, Rasulullah SAW merupakan utusan Allah SWT yang membawa risalah Islam untuk menjadi petunjuk bagi umat manusia. Karena itu, mencintai Rasulullah berarti menghormati dan mengikuti ajaran yang dibawanya, termasuk menjalankan ibadah, menjaga hubungan dengan sesama, serta menjauhi perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Dalam kehidupan sehari-hari, komitmen tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Mengucapkan salam, berkata jujur, menepati janji, menghormati orang tua, membantu sesama, dan menjaga lisan merupakan bentuk keteladanan yang dapat diamalkan. Sikap ramah dan kepedulian kepada orang lain juga menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan yang harmonis.

“Kalau kita mengaku mencintai Rasulullah SAW, maka akhlak beliau harus menjadi contoh dalam kehidupan kita. Kejujuran, amanah, kasih sayang, dan kepedulian kepada sesama jangan hanya menjadi pengetahuan, tetapi harus menjadi kebiasaan,” lanjutnya.

KH Muslim juga mengingatkan bahwa mengikuti Rasulullah SAW bukan berarti hanya memperhatikan aspek ibadah, tetapi juga menerapkan nilai-nilai Islam dalam hubungan sosial. Seorang muslim diharapkan mampu menjaga persaudaraan, menghargai perbedaan, serta tidak mudah menyakiti orang lain melalui perkataan maupun perbuatan.

Menurutnya, perkembangan zaman tidak seharusnya menjadi alasan untuk meninggalkan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Justru, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah dapat menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, termasuk dalam penggunaan media sosial, pergaulan, dan kehidupan bermasyarakat.

“Di tengah perkembangan zaman, kita harus tetap menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan. Teknologi boleh berkembang, tetapi nilai kejujuran, amanah, kasih sayang, dan tanggung jawab harus tetap kita pegang,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya mempelajari sejarah kehidupan Rasulullah SAW agar umat Islam tidak hanya mengenal beliau sebagai nabi dan rasul, tetapi juga memahami perjuangan, kesabaran, serta akhlak yang ditunjukkan dalam menyampaikan risalah Allah SWT.

Dengan memahami perjalanan hidup Rasulullah, umat Islam diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan yang lebih mendalam dan menjadikannya sebagai motivasi untuk memperbaiki diri. Kecintaan tersebut kemudian diwujudkan melalui amal yang nyata, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dalam hubungan dengan sesama manusia.

“Mewujudkan komitmen kepada Rasulullah SAW harus dimulai dari diri sendiri. Kita perbaiki ibadah, kita jaga akhlak, dan kita berusaha menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain,” tuturnya.

Melalui pembahasan Mutiara Pagi, pendengar diajak untuk menjadikan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai semangat dalam menjalani kehidupan. Komitmen kenabian dan kerasulan bukan sekadar ungkapan, melainkan sebuah tanggung jawab untuk terus belajar, mengamalkan ajaran Islam, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....