Sultra Dapat Tambahan Peralatan Hadapi Ancaman Kekeringan
- 29 Agt 2026 19:40 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah pusat memperkuat dukungan penanganan kekeringan di Sulawesi Tenggara dengan menyalurkan tambahan peralatan untuk membantu daerah menghadapi keterbatasan pasokan air selama musim kemarau.
Dukungan tersebut diserahkan melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV dalam Apel Siaga dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan Tahun 2026.
Bantuan yang disalurkan berupa 27 unit mesin alkon dan satu unit mobil tangki air berkapasitas 8.000 liter. Peralatan tersebut disiapkan untuk memperkuat kemampuan pemerintah daerah dalam menyediakan maupun mendistribusikan air di wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh sumber air.
Dari 27 unit mesin alkon yang tersedia, sebanyak lima unit dialokasikan untuk Kabupaten Muna Barat, tiga unit untuk Kabupaten Kolaka, dua unit untuk Kota Baubau, 10 unit untuk Kabupaten Kolaka Timur, dua unit untuk Kabupaten Konawe, satu unit untuk Kabupaten Konawe Selatan dan empat unit untuk Kota Kendari.
Sementara satu unit mobil tangki air dengan kapasitas 8.000 liter ditempatkan di Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe. Penempatan tersebut mempertimbangkan kebutuhan penanganan kekeringan, khususnya pada wilayah yang berpotensi mengalami keterbatasan pasokan air selama musim kemarau.
Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka mengatakan tambahan dukungan peralatan tersebut merupakan bagian dari sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman bencana yang dapat meningkat akibat kondisi cuaca dan iklim.
| Baca juga: Pria 62 Tahun Hilang di Hutan Buton tengah |
Menurutnya, kesiapan menghadapi kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan tidak hanya bergantung pada keberadaan personel, tetapi juga membutuhkan dukungan peralatan yang memadai serta latihan dan koordinasi secara berkelanjutan.
“Kesiapsiagaan itu tidak hanya berbicara mengenai personel, tetapi juga bagaimana kita menyiapkan peralatan, melakukan latihan secara berkelanjutan dan membangun koordinasi lintas sektor. Dengan kesiapan tersebut, ketika terjadi kondisi darurat, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya, bebrapa waktu lalu.
Mesin alkon yang disalurkan dapat dimanfaatkan untuk membantu proses pengambilan dan distribusi air pada wilayah yang sumber airnya terbatas. Keberadaan peralatan tersebut diharapkan dapat mempercepat respons pemerintah ketika masyarakat mulai mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Selain membantu menghadapi kekeringan, kesiapan peralatan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat mitigasi terhadap potensi bencana yang berkaitan dengan kondisi musim kemarau. Kekeringan dan Karhutla menjadi dua ancaman yang perlu diantisipasi secara bersamaan karena dapat meningkat ketika kondisi lingkungan semakin kering.
Pemerintah daerah penerima bantuan diharapkan dapat memastikan peralatan yang telah disalurkan dimanfaatkan secara optimal sesuai kebutuhan wilayah. Pengelolaan peralatan juga menjadi bagian penting agar dukungan tersebut dapat digunakan secara cepat ketika kondisi darurat terjadi.
Tambahan sarana tersebut sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih siap di tingkat daerah. Dukungan pemerintah pusat dinilai dapat membantu daerah memiliki kemampuan respons yang lebih baik ketika menghadapi dampak musim kemarau.
Dengan tersedianya mesin alkon dan mobil tangki air, pemerintah berharap pemenuhan kebutuhan air masyarakat di wilayah terdampak dapat dilakukan lebih cepat. Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan ketahanan daerah dalam menghadapi potensi kekeringan sekaligus ancaman Karhutla sepanjang musim kemarau 2026.
Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait diharapkan terus diperkuat sehingga penanganan kekeringan tidak hanya dilakukan ketika dampak sudah dirasakan masyarakat, tetapi juga melalui kesiapsiagaan, pemetaan wilayah rawan dan penyediaan sarana pendukung sejak awal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....