Forum Ekonomi Regional, Menag Bahas Hubungan Manusia dan Alam

  • 27 Agt 2026 19:13 WIB
  •  Kendari
Poin Utama
  • Menteri Agama menekankan pentingnya integrasi nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan kelestarian alam dalam pengelolaan sumber daya alam pada Forum Ekonomi Regional Sulawesi Seri VII Tahun 2026.
  • Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar hadir secara virtual sebagai pembicara utama dalam forum yang mengusung tema 'Mewujudkan Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Ekoteologi'.
  • Forum Ekonomi Regional Sulawesi diselenggarakan di Universitas Islam Negeri Kendari pada hari Rabu, 26 Agustus 2026.

RRI.CO.ID, Kendari - Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan kelestarian alam dalam pengelolaan sumber daya alam pada Forum Ekonomi Regional Sulawesi Seri VII Tahun 2026 di Universitas Islam Negeri Kendari, Rabu (26/8/2026).

Nasaruddin hadir secara virtual sebagai pembicara utama dalam forum yang mengusung tema “Mewujudkan Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Ekoteologi” tersebut.

Menurut Nasaruddin, ekoteologi merupakan pendekatan yang menghubungkan hubungan manusia dengan Tuhan sekaligus dengan alam semesta sebagai bagian yang tidak terpisahkan.

“Ekoteologi adalah integrasi yang harmonis antara tiga komponen, yaitu Tuhan, manusia, dan alam semesta. Ketiganya tidak dapat dipisahkan satu sama lain,” ungkap Nasaruddin.

Ia mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap alam yang selama ini cenderung menempatkan lingkungan sebagai objek pemanfaatan semata.

Nasaruddin mengatakan pendekatan agama dapat digunakan untuk membangun kesadaran masyarakat agar pemanfaatan sumber daya alam tetap memperhatikan keberlangsungan ekosistem dan kepentingan generasi mendatang.

“Kita perlu mengubah pola pikir secara mendasar. Mari kita gunakan pendekatan agama untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan, agar kita tidak mengorbankan masa depan generasi penerus dan ekosistem bumi,” imbaunya.

Ia berharap pemahaman mengenai ekoteologi dapat mendorong lahirnya tata kelola sumber daya alam yang lebih seimbang dengan memperhatikan kepentingan manusia sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....