Dosen UIN Kendari Perkuat Jejaring Riset Internasional
- 20 Agt 2026 08:39 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Kiprah akademik Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari di tingkat internasional terus diperkuat melalui keterlibatan dosen dalam forum penelitian ekonomi dan keuangan yang mempertemukan akademisi serta peneliti dari berbagai institusi.
Tiga dosen UIN Kendari, yakni Alwahidin, S.Sc., M.Sc., Kiki Novita Sari, S.H.I., ME, dan Amanda La Hadi, M.Pd., berpartisipasi dalam 20th Bulletin of Monetary Economics and Banking (BMEB) International Conference and Call for Papers 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia di Bali.
Konferensi tersebut mengusung tema Central Banking at the Crossroads of Fragmentation, Digital Transformation, and Systemic Risks dan dilaksanakan secara hybrid dengan menghadirkan akademisi serta peneliti dari berbagai institusi.
Keterlibatan tiga dosen tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperluas diseminasi hasil penelitian UIN Kendari, khususnya pada bidang ekonomi, keuangan, teknologi serta isu Environmental, Social, and Governance (ESG).
Dalam forum tersebut, Alwahidin tampil dalam dua sesi paralel dengan mempresentasikan dua makalah penelitian. Sementara Kiki Novita Sari dan Amanda La Hadi terlibat sebagai bagian dari tim penulis dalam penelitian yang dipresentasikan pada konferensi tersebut.
Pada Sesi Paralel Ruang 3, Alwahidin bersama Kiki Novita Sari, Alija Avdukic, dan Amanda La Hadi mempresentasikan penelitian berjudul ESG Materiality in the Age of Technological Disruption: AI Exposure, Sector Dynamics, and Institutional Context.
Penelitian tersebut mengkaji materialitas isu ESG di tengah perkembangan teknologi dengan menyoroti keterkaitan eksposur kecerdasan buatan atau AI, dinamika sektoral, serta konteks kelembagaan.
Alwahidin kemudian kembali tampil pada Sesi Paralel Ruang 2 bersama Amanda La Hadi melalui makalah berjudul Explainable Machine Learning Early Warning Systems for Financial Supervision: ESG Pillar-Switching Evidence from GCC and ASEAN Markets.
Riset tersebut membahas pengembangan sistem peringatan dini berbasis explainable machine learning untuk mendukung pengawasan sektor keuangan dengan menggunakan bukti empiris mengenai perubahan pilar ESG pada pasar kawasan GCC atau Gulf Cooperation Council dan ASEAN.
Alwahidin mengatakan, keterlibatan dalam konferensi tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga membuka ruang memperoleh masukan akademik dari peneliti lain yang berasal dari berbagai institusi.
“Forum ini tidak hanya menjadi ruang untuk mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mendapatkan perspektif dan masukan dari para peneliti lain. Kami berharap hasil penelitian ini dapat terus dikembangkan dan memberikan kontribusi bagi penguatan kajian ekonomi dan keuangan,” ujarnya, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, forum BMEB yang diterbitkan Bank Indonesia menjadi salah satu ruang akademik bagi para peneliti untuk mendiseminasikan kajian yang berkaitan dengan kebanksentralan, ekonomi, keuangan, serta perkembangan sistem keuangan global.
Partisipasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring penelitian sekaligus memperkenalkan hasil riset akademisi UIN Kendari dalam forum yang melibatkan peneliti dari berbagai institusi.
“Partisipasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas diseminasi hasil penelitian sekaligus memperkuat visibilitas institusi dalam jejaring penelitian ekonomi dan keuangan di tingkat nasional maupun internasional,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....