SBW Sultra Diperdagangkan Sebesar 11,3 Miliar di Pasar Domestik
- 26 Agt 2026 10:26 WIB
- Kendari
RI. CO. ID Kendari — Aktivitas lalu lintas Sarang Burung Walet (SBW) asal Sulawesi Tenggara terus menunjukkan geliat positif. Sepanjang Agustus 2026, Karantina Sulawesi Tenggara telah melakukan pengawasan terhadap 47 kali pengiriman SBW dengan total volume mencapai 2.260,4 kilogram dan nilai ekonomi sebesar 11,3 miliar rupiah.
Terbaru, petugas Karantina Sulawesi Tenggara melakukan pemeriksaan fisik terhadap SBW sebanyak 44 kilogram yang akan dikirim dengan tujuan Medan, Sumatera Utara. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan komoditas yang dilalulintaskan memenuhi persyaratan karantina dan sesuai dengan dokumen pengiriman.
Petugas melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik, jenis, serta jumlah SBW dan mencocokkannya dengan dokumen yang menyertai pengiriman. Langkah ini merupakan bagian dari tindakan karantina untuk memastikan komoditas hewan yang dilalulintaskan dalam kondisi baik dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
Ketua Tim Kerja Karantina Hewan Karantina Sulawesi Tenggara, drh. Nichlah Rifqiyah, M.Sc, menyampaikan tingginya lalu lintas SBW menunjukkan komoditas tersebut memiliki potensi ekonomi yang cukup besar bagi Sulawesi Tenggara.
“Sepanjang bulan Agustus, volume perdagangan SBW Sultra mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan bulan Juli. Adapun tujuan utama perdagangan SBW Sultra saat ini masih dalam skala domestik, di antaranya menuju Medan, Jakarta, Surabaya, dan Semarang,” tutur Nichlah di Kendari, Rabu 26 Agustus 2026.
SBW Sultra merupakan komoditas unggulan daerah yang memiliki potensi ekonomi dan pasar yang terus berkembang.
Karantina Sulawesi Tenggara hadir untuk memastikan setiap lalu lintas komoditas berlangsung sesuai prosedur, sekaligus memberikan jaminan terhadap aspek kesehatan dan keamanan komoditas.Melalui pengawasan yang konsisten, Karantina Sulawesi Tenggara terus berkomitmen mendukung kelancaran lalu lintas komoditas SBW dari Sulawesi Tenggara ke berbagai daerah di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....