Dua Jembatan Garuda Kini Hubungkan Tiga Kelurahan di Kendari

  • 25 Agt 2026 21:39 WIB
  •  Kendari


RRI.CO.ID, Kendari - Akses masyarakat di sejumlah wilayah Kota Kendari kini semakin mudah setelah dua Jembatan Garuda yang dibangun TNI Angkatan Darat melalui Kodim 1417 Kendari resmi digunakan.

Dua jembatan tersebut menghubungkan Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, dengan Kelurahan Tobuuha dan Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu.

Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperpendek akses perjalanan warga sekaligus memudahkan mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial hingga kebutuhan pelayanan masyarakat, keberadaan jembatan menjadi penghubung penting bagi warga yang selama ini membutuhkan akses antarkawasan.

Peresmian dua Jembatan Garuda dihadiri Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, bersama Wakil Wali Kota Kendari dan Sekretaris Daerah Kota Kendari, Senin (24/8/2026).

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 1417 Kendari, atas pembangunan infrastruktur yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Pembangunan Jembatan Garuda ini sangat membantu masyarakat Kota Kendari, khususnya dalam mempermudah akses dan mobilitas warga antarwilayah. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 1417 Kendari, atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Siska, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur penghubung seperti jembatan tidak hanya berkaitan dengan akses fisik, tetapi juga dapat mendukung aktivitas masyarakat di berbagai bidang.

Dengan akses yang lebih mudah, masyarakat di wilayah Kadia, Tobuuha dan Punggolaka diharapkan semakin terbantu dalam menjalankan kegiatan sehari-hari tanpa harus menempuh jalur yang lebih jauh.

Sementara itu, Dandim 1417 Kendari, Kolonel Arm Danny Arianto Pardamean Girsang, mengatakan pembangunan kedua Jembatan Garuda tersebut dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.

Proses pembangunan berlangsung sekitar 30 hingga 35 hari hingga jembatan dinyatakan siap digunakan dan kemudian diresmikan.

Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah daerah sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur penghubung.

Kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kota Kendari dalam pembangunan jembatan tersebut juga menunjukkan bahwa kebutuhan infrastruktur masyarakat dapat dikerjakan melalui sinergi berbagai pihak.

Dengan telah diresmikannya dua Jembatan Garuda, warga di tiga kelurahan kini memiliki akses penghubung yang diharapkan tidak hanya memudahkan perjalanan, tetapi juga membuka ruang bagi aktivitas ekonomi dan sosial yang lebih lancar.

Keberadaan jembatan tersebut menjadi bagian dari pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung dari lingkungan masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kota Kendari.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....