BMKG: Wilayah Sultra Potensi Sangat Mudah Terbakar
- 31 Agt 2026 13:41 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan pada 1 September 2026, hampir seluruh wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) diprediksi memiliki Tingkat kemudahan terbakar dilapisan atas permukaan tanah dengan potensi sangat mudah terbakar, kecuali disebagian wilayah Kolaka dan Kolaka Utara.
Kepala Stasiuan Klimatologi Sulawesi Tenggara, Kusairi, S.Si.,MM mengatakan terdapat 117 titik panas (hotspot) teridentifikasi wilayah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan dengan katagori Tingkat kepercayaan rendah, menengah dan tinggi.
“Untuk kategori terhadap titik panas terdapat di wilayah Kabupaten Bombana dan Konawe Utara, sedangkan kategori sedang terdapat di 23 titik di wilayah Bombana, dua titik di wilayah Buton Selatan, dua titik di Buton Utara, tiga titik masing-masing di wilayah Kolaka dan Kolaka Timur, 42 titik di wilayah Konawe, Sembilan titik masing-masing di Konawe Selatan dan Konawe Utara serta 12 titik panas terdapat di wilayah Kabupaten Muna,” ungkapnya, Senin 31 Agustus 2026.

Sedangkan titik panas dengan katagori rendah, terpantau pada wilayah tujuh titik di wilayah Bombana, serta terdapat masing-masing satu titik di wilayah Kolaka Timur, Konawe Selatan dan wilayah Kabupaten Muna Barat,” kata Kusairi.
Pemantauan titik panas ini, pihak Stasiun Klimatologi memanfaatkan sensor VIIRS dan MODIS pada satelit polar seperti NOAA20, S-NPP, TERRA dan AQUA untukmelacak suhu permukaan yang secara anomaly lebih tinggi dari lingkungan sekitarnya. Titik panas tidak akan terpantau apabila suatu wilayah terhalang oleh tutupan awan atau berada dalam area blank zone.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....