Menteri KKP Pimpin Upacara HUT RI Bersama Nelayan Sorue Jaya
- 18 Agt 2026 12:02 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bersama nelayan dan masyarakat pesisir di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sorue Jaya, Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Senin (17 Agustus 2026).
Dalam upacara tersebut, Menteri KKP didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua. Sementara Gubernur Sultra Andi Sumangerukka memimpin upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Kantor Gubernur Sultra.
Kunjungan kerja Menteri KKP di Sultra diawali dengan penyambutan di Bandara Halu Oleo Kendari, Minggu (16/8/2026). Penyambutan turut dihadiri Ketua DPRD Sultra, jajaran Forkopimda Sultra dan Pj. Sekretaris Daerah Sultra.
Menteri KKP juga didampingi Kepala BPPSDM KKP I Nyoman Radiarta serta Tenaga Ahli Menteri KKP Bidang Perlindungan Nelayan dan Awak Kapal Perikanan, Mohamad Abdi.
Dalam amanatnya, Sakti Wahyu Trenggono menyoroti masih adanya nelayan yang belum sepenuhnya menikmati hasil pembangunan dan peningkatan kesejahteraan setelah 81 tahun Indonesia merdeka.
Peningkatan kesejahteraan nelayan, menurutnya, menjadi pekerjaan rumah pemerintah yang perlu dituntaskan seiring penguatan sektor perikanan sebagai sumber protein nasional sekaligus mata pencaharian masyarakat pesisir.
Salah satu upaya yang dilakukan KKP melalui program prioritas nasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah hasil perikanan, memperluas akses pasar serta mendorong nelayan naik kelas.
Pengembangan kawasan nelayan juga membutuhkan dukungan sarana produksi, seperti dermaga, tempat pendaratan ikan, fasilitas rantai dingin, cold storage, pabrik es dan sarana dasar lainnya.
| Baca juga: Gubernur Sultra Pimpin Upacara HUT ke-81 RI |

Di KNMP Sorue Jaya, sejumlah fasilitas mulai tersedia, antara lain cold storage, pabrik es portabel, shelter pendaratan ikan dan dermaga untuk mendukung aktivitas perikanan masyarakat pesisir.
Dalam keterangannya kepada awak media, Menteri KKP menyebut KNMP Sorue Jaya termasuk dalam 100 titik Kampung Nelayan Merah Putih yang telah selesai dibangun.
Pemerintah menargetkan pembangunan 1.209 titik KNMP hingga akhir 2026. Setelah pembangunan rampung, kawasan tersebut diharapkan dapat segera diresmikan Presiden Prabowo Subianto.
Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 titik KNMP di berbagai wilayah Indonesia.
Sakti Wahyu Trenggono berharap keberadaan KNMP dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi nelayan lokal sekaligus meningkatkan produktivitas melalui dukungan fasilitas produksi yang memadai.
Dengan sarana dan prasarana tersebut, nelayan diharapkan dapat memperluas wilayah operasi penangkapan ikan serta meningkatkan hasil produksi.
Untuk pengelolaan KNMP, pemerintah akan menyerahkan pengelolaan kawasan kepada desa setelah seluruh fasilitas selesai dan beroperasi. Selanjutnya, pengelolaan dilakukan melalui Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari unit usaha koperasi.
Pada tahap awal, pemerintah memberikan bantuan kapal beserta alat tangkap untuk mendukung aktivitas nelayan. Ke depan, Presiden Prabowo Subianto menargetkan setiap kabupaten mendapatkan kapal berkapasitas 30 ton.
Kapal tersebut dapat digunakan secara bergiliran oleh kelompok nelayan untuk memperluas wilayah operasi penangkapan ikan dan meningkatkan hasil tangkapan.
Program KNMP diharapkan tidak hanya menghadirkan infrastruktur perikanan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan usaha perikanan dari hulu hingga hilir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....