Menteri Trenggono Upacara HUT RI Bersama Nelayan Sorue Jaya Konawe

  • 17 Agt 2026 15:32 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Konawe - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bersama nelayan dan masyarakat pesisir di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sorue Jaya, Kabupaten Konawe, Senin, 17 Agustus 2026.

Upacara dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” tersebut juga diisi doa bersama untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026.

Menteri Trenggono mengatakan masih terdapat nelayan yang belum sepenuhnya menikmati hasil pembangunan dan peningkatan kesejahteraan meskipun Indonesia telah 81 tahun merdeka.

“Setelah 81 tahun merdeka, masih terdapat nelayan yang belum sepenuhnya menikmati hasil pembangunan dan peningkatan kesejahteraan. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan,” ujar Trenggono.

Menurutnya, peningkatan kesejahteraan nelayan perlu didukung penguatan sektor perikanan sebagai sumber penghidupan masyarakat sekaligus penyedia protein nasional, salah satunya melalui pembangunan fasilitas perikanan terintegrasi dalam program KNMP.

Ia menjelaskan fasilitas seperti dermaga, tempat pendaratan ikan, rantai dingin, cold storage, pabrik es, dan sarana produksi lainnya dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas serta nilai tambah hasil tangkapan nelayan.

Di KNMP Sorue Jaya, dukungan fasilitas tersebut mulai memberikan hasil dengan sebanyak 8 ton ikan hasil tangkapan nelayan telah dikirim ke luar daerah dan sebagian di antaranya memiliki kualitas ekspor.

“Capaian ini menunjukkan bahwa dukungan infrastruktur, produksi, dan akses pasar secara terpadu dapat meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan nelayan,” katanya.

Trenggono menyebut sekitar 90 persen masyarakat Desa Sorue Jaya menggantungkan kehidupan pada sektor perikanan sehingga pengembangan KNMP diharapkan dapat mendorong kawasan tersebut menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

KKP telah membangun 100 KNMP pada 2025 dan melanjutkan pembangunan 1.269 KNMP pada 2026, dengan target mencapai 5.000 kampung nelayan di seluruh Indonesia hingga akhir 2029.

Selain KNMP, KKP juga menjalankan program prioritas lain, yakni budi daya ikan tematik berbasis desa, revitalisasi budidaya ikan Pantura Jawa, pembangunan budidaya udang terintegrasi, modernisasi kapal perikanan, serta pengembangan kawasan sentra industri garam nasional.

Pada rangkaian kegiatan di KNMP Sorue Jaya, KKP juga menyalurkan 4.000 paket bantuan produk perikanan dan sembako kepada masyarakat Kecamatan Soropia serta perlengkapan sekolah bagi 45 siswa SDN Tapulaga.

Kegiatan turut diisi penanaman 17 pohon pule untuk penghijauan lingkungan KNMP, peninjauan bazar UMKM produk kelautan dan perikanan, serta pertunjukan seni dan budaya yang melibatkan pelajar dan anak-anak nelayan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....