Menteri KKP Lepas Bantuan Gempa NTT dari Pelabuhan Kendari

  • 17 Agt 2026 15:33 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono melepas bantuan kemanusiaan bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Senin, 17 Agustus 2026.

Bantuan tersebut dikumpulkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT, dengan total bantuan yang diangkut diperkirakan lebih dari 50 ton.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengatakan bantuan tersebut terdiri dari bahan makanan, obat-obatan, selimut, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya yang diperlukan masyarakat terdampak bencana.

“Bantuan yang akan diangkut diperkirakan lebih dari 50 ton, yang seluruhnya berupa bahan makanan, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan lain yang sangat diperlukan masyarakat korban bencana di NTT,” ujar Sakti Wahyu Trenggono.

Menurutnya, pengiriman bantuan dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan satuan tugas yang berada di Maumere, NTT, serta Gubernur Sulawesi Tenggara untuk mengetahui kebutuhan masyarakat terdampak gempa.

Ia mengatakan secara geografis pengiriman bantuan dari Sulawesi Tenggara menuju NTT dapat dilakukan melalui jalur Laut Banda, namun kondisi cuaca membuat perjalanan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 2–3 hari.

“Sementara ini merupakan tahap awal. Tetapi yang pasti, sama seperti yang pernah kita lakukan di Aceh, kita tidak akan berhenti,” katanya.

Menteri KKP menyebutkan sebanyak 9 kapal disiagakan untuk mendukung pengiriman bantuan, meski pada tahap awal satu kapal digunakan untuk mengangkut bantuan yang telah dikumpulkan.

Selain bantuan logistik, KKP juga melakukan identifikasi terhadap masyarakat sektor kelautan dan perikanan yang terdampak gempa untuk menentukan kebutuhan bantuan lanjutan.

“Kita juga sedang dalam proses identifikasi, khususnya masyarakat kelautan dan perikanan yang terdampak. Selain itu, kita membawa bantuan-bantuan dari tempat lain untuk seluruh masyarakat yang terdampak di NTT,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka mengatakan bantuan yang dimuat melalui Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari tersebut diharapkan dapat tiba di NTT dalam waktu 2–3 hari dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang terdampak gempa.

Pemerintah provinsi Sultra juga turut memberikan bantuan berupa beras dan sejumlah kebutuhan lainnya yang didistribusikan bersama bantuan dari KPP.

“Kita berharap dalam waktu 2–3 hari, bantuan ini sudah sampai di NTT dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang sedang mengalami musibah gempa,” kata Andi Sumangerukka.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri KKP dan pemerintah pusat atas dukungan dalam pengiriman bantuan kemanusiaan dari Sulawesi Tenggara untuk masyarakat terdampak bencana di NTT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....