Pemprov Sultra Siapkan Bimbel Terpusat bagi Paskibraka
- 16 Agt 2026 11:23 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyiapkan fasilitas bimbingan belajar tanpa biaya bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka Sultra yang memiliki minat mengikuti seleksi masuk Akademi Militer atau Akmil.
Fasilitas tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka saat mengukuhkan 49 anggota Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 di Aula Sangia Ni Bandera, Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Sabtu 15 Agustus 2026.


Andi Sumangerukka mengatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan pimpinan Akademi Militer untuk menyiapkan bimbingan belajar secara terpusat bagi anggota Paskibraka yang memiliki keinginan dan potensi mengikuti seleksi masuk Akmil.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah provinsi terhadap generasi muda Sulawesi Tenggara, khususnya mereka yang telah mengikuti proses pembinaan Paskibraka dan ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan maupun akademi militer.
Menurut Andi, para anggota Paskibraka tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam menjalankan tugas pada upacara kenegaraan, tetapi juga telah melalui proses pembinaan yang membentuk kedisiplinan dan kesiapan diri.
"Untuk adik-adik yang setelah selesai melaksanakan tugas nanti mempunyai keinginan dan punya bakat, kita akan salurkan. Kita sudah berkomunikasi dengan pihak Akademi Militer untuk menyiapkan bimbingan belajar secara terpusat, sehingga mereka bisa mendapatkan persiapan yang lebih baik untuk mengikuti seleksi." ujarnya.
Gubernur menegaskan, bimbingan belajar tersebut akan diberikan secara gratis dan seluruh pembiayaannya akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kebijakan itu diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas kepada anggota Paskibraka yang memiliki kemampuan dan keinginan melanjutkan pendidikan, tanpa harus terkendala persoalan biaya untuk mengikuti bimbingan persiapan seleksi.
Fasilitas bimbingan belajar akan diberikan setelah para anggota Paskibraka menyelesaikan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Sebelum mengikuti program tersebut, para anggota yang berminat akan didata dan melalui proses seleksi untuk melihat kesiapan serta potensi masing-masing calon peserta bimbingan.
"Bimbel nanti tidak ada biaya, semua ditanggung oleh provinsi. Saya akan berlakukan sama dengan pemberian beasiswa. Jadi setelah mereka selesai melaksanakan tugas pada 17 Agustus, bagi yang punya keinginan dan mempunyai bakat, kita salurkan dan kita lakukan bimbingan belajar secara terpusat." tambahnya.

Andi mengatakan, fasilitas serupa juga akan diupayakan bagi pelajar Sulawesi Tenggara yang berminat mengikuti seleksi Akademi Kepolisian atau Akpol, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, maupun Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN.
Namun, untuk saat ini komunikasi yang telah dilakukan secara langsung adalah dengan pihak Akademi Militer. Sementara untuk akademi dan sekolah kedinasan lainnya, pemerintah provinsi akan melakukan komunikasi lebih lanjut untuk melihat kemungkinan kerja sama penyediaan fasilitas bimbingan belajar.
Menurut Gubernur, dukungan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda Sulawesi Tenggara agar memiliki kesempatan yang lebih baik dalam menghadapi seleksi pendidikan kedinasan.
Ia juga menilai pengalaman mengikuti pembinaan Paskibraka dapat menjadi modal penting bagi para pelajar, terutama dalam membangun disiplin yang nantinya dibutuhkan ketika mengikuti pendidikan maupun memasuki dunia pengabdian.
"Untuk saat ini yang sudah pasti di Akademi Militer. Untuk akademi yang lain nanti kita komunikasikan. Yang jelas, fasilitas ini kita siapkan untuk memberikan dukungan kepada generasi muda Sultra yang punya keinginan dan kemampuan untuk melanjutkan pendidikan, termasuk mereka yang ingin masuk Akmil maupun sekolah kedinasan lainnya." lanjutnya.

Dengan fasilitas tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap pengalaman dan potensi yang dimiliki para anggota Paskibraka dapat terus dikembangkan setelah mereka menyelesaikan tugas pada peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Program bimbingan belajar juga diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda Sultra untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi pilihan karier dan pengabdian di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....