Bijak Bermedia Sosial Cegah Penyebaran Ujaran Kebencian
- 24 Jun 2026 07:18 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemanfaatan media sosial yang semakin luas menuntut masyarakat untuk lebih bijak dalam berkomunikasi dan menyebarkan informasi. Topik tersebut menjadi pembahasan dalam program Sultra Siang Pro 1 RRI Kendari, Selasa 23 Juni 2026 bersama narasumber Dr. Rivi Handayani, SS., M.Si., Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Halu Oleo (UHO).
Dalam dialog tersebut, Dr. Rivi Handayani menjelaskan media sosial memberikan banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sarana komunikasi, berbagi informasi, hingga pengembangan jejaring sosial. Namun, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan berupa maraknya ujaran kebencian yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.
Menurut Dr. Rivi Handayani, pengguna media sosial perlu memahami etika komunikasi digital sebelum mengunggah maupun membagikan suatu konten. Setiap informasi yang diterima sebaiknya diperiksa kebenarannya terlebih dahulu agar tidak ikut menyebarkan informasi yang mengandung provokasi, fitnah, maupun kebencian terhadap individu atau kelompok tertentu.
Ujaran kebencian di media sosial dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti penghinaan, pelecehan, diskriminasi, hingga penyebaran informasi yang menyinggung suku, agama, ras, dan antargolongan. Kondisi tersebut berpotensi merusak hubungan sosial dan menciptakan perpecahan apabila tidak disikapi dengan bijak.
Dr. Rivi Handayani juga mengingatkan pentingnya membangun budaya literasi digital di kalangan masyarakat. Kemampuan memahami informasi secara kritis menjadi salah satu langkah efektif untuk mencegah penyebaran konten negatif. Selain itu, pengguna media sosial perlu mengedepankan sikap saling menghormati dan menjaga kesantunan dalam berinteraksi di ruang digital.
Pada kesempatan tersebut, masyarakat diajak untuk menggunakan media sosial sebagai sarana menyebarkan informasi positif, edukatif, dan inspiratif. Dengan kesadaran bersama dalam menjaga etika berkomunikasi, ruang digital dapat menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan produktif bagi semua kalangan.
Melalui dialog di Sultra Siang Pro 1 Kendari, Dr. Rivi Handayani menegaskan pencegahan ujaran kebencian bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau platform digital, melainkan juga tanggung jawab seluruh pengguna media sosial dalam menciptakan ekosistem komunikasi yang sehat dan harmonis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....