Lingkungan Inklusif Dukung Mobilitas Penyandang Disabilitas
- 14 Jun 2026 11:03 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Mewujudkan lingkungan yang inklusif menjadi salah satu kunci dalam mendukung mobilitas dan partisipasi aktif penyandang disabilitas di berbagai bidang kehidupan. Hal tersebut mengemuka dalam program Ruang Disabilitas Pro 1 RRI Kendari, Sabtu 13 Juni 2026 yang dipandu oleh penyiar Ilham dengan menghadirkan narasumber Siti Zahara dari LSM Rumpun Perempuan Sulawesi Tenggara dan Darmawan, Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja.
Siti Zahara menegaskan, lingkungan inklusif merupakan lingkungan yang memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat tanpa memandang kondisi fisik maupun keterbatasan yang dimiliki. Menurutnya, aksesibilitas yang baik akan membantu penyandang disabilitas menjalankan aktivitas sehari-hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
Dijelaskan, penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai hambatan, baik dalam mengakses fasilitas umum, pendidikan, maupun layanan publik. Oleh karena itu, diperlukan perhatian dari seluruh pihak untuk memastikan setiap fasilitas yang dibangun dapat digunakan oleh semua kalangan.
“Lingkungan yang inklusif bukan hanya soal fasilitas fisik, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat memberikan ruang, kesempatan, dan penghargaan yang setara kepada penyandang disabilitas,” ujar Siti Zahara.
Sementara itu, Darmawan menambahkan, dukungan terhadap mobilitas penyandang disabilitas juga sangat penting dalam sektor ketenagakerjaan. Menurutnya, akses yang mudah menuju tempat pelatihan maupun lokasi kerja akan membuka peluang yang lebih besar bagi penyandang disabilitas untuk meningkatkan kompetensi dan memperoleh pekerjaan yang layak.
Darmawan menilai, penyediaan fasilitas pendukung seperti jalur akses, sarana transportasi yang ramah disabilitas, serta lingkungan kerja yang inklusif akan membantu mengurangi hambatan yang selama ini dihadapi penyandang disabilitas.
“Ketika akses dan mobilitas didukung dengan baik, penyandang disabilitas dapat menunjukkan kemampuan mereka secara maksimal. Kesempatan yang setara akan mendorong mereka menjadi lebih produktif dan mandiri,” kata Darmawan.
Kedua narasumber sepakat, pembangunan yang inklusif harus menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat perlu berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesetaraan dan partisipasi aktif penyandang disabilitas.
Melalui program Ruang Disabilitas, Siti Zahara dan Darmawan berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya inklusivitas terus meningkat. Dengan lingkungan yang ramah dan aksesibel, penyandang disabilitas dapat menjalani aktivitas, memperoleh layanan, serta berkontribusi dalam pembangunan secara lebih optimal.
Program yang dipandu Ilham tersebut menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami bahwa lingkungan inklusif bukan hanya memberikan manfaat bagi penyandang disabilitas, tetapi juga menciptakan kehidupan sosial yang lebih adil, setara, dan menghargai keberagaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....