Psikolog: Kamu Tidak Bodoh, Hanya Cara Belajarmu Berbeda
- 02 Agt 2026 15:34 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Indonesia Dyslexia Specialist Teacher, Yuliana Syani Bittikaka, S.Psi., Dipl. Montessori, mengajak masyarakat menghapus stigma terhadap anak penyandang disleksia. Pesan tersebut disampaikan dalam program Spada Pro 2 RRI Kendari bersama penyiar Yayan, Kamis 30 Juli 2026.
Yuliana Syani Bittikaka menegaskan anak penyandang disleksia bukan anak yang bodoh. Setiap anak memiliki kemampuan dan potensi yang dapat berkembang melalui metode pembelajaran yang sesuai dengan karakter serta kebutuhan masing-masing.
Menurut Yuliana Syani Bittikaka, perbedaan cara belajar tidak boleh menjadi alasan untuk memberikan label negatif. Dukungan dari keluarga, guru, dan lingkungan sekolah sangat penting dalam membangun kepercayaan diri sekaligus membantu anak menemukan kelebihan yang dimiliki.
Yuliana Syani Bittikaka juga mendorong para pendidik menerapkan pendekatan belajar yang kreatif, menyenangkan, dan multisensori agar anak lebih mudah memahami materi pelajaran. Pendampingan yang konsisten akan membantu meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan belajar secara bertahap.
Dalam dialog bersama penyiar Yayan, Yuliana Syani Bittikaka mengajak masyarakat memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak untuk berkembang. Lingkungan yang menerima perbedaan, memberikan dukungan positif, serta menghargai setiap proses belajar akan melahirkan generasi yang percaya diri, berprestasi, dan mampu meraih masa depan yang lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....