Peluang Usaha Merata Kurangi Angka Kemiskinan Masyarakat
- 06 Jun 2026 18:35 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerataan peluang usaha bagi masyarakat dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam dialog interaktif Sultra Pagi Ini di Pro 1 RRI Kendari, Kamis 4 Juni 2026 yang menghadirkan narasumber Dr. H. Abdul Hakim, SE., MS., Kontap UMKM Kadin Sulawesi Tenggara, dan Dr. H. Abdurrahman Saleh, SH., M.Si., Dewan Penasihat Menteri Desa dan Daerah Tertinggal.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Abdul Hakim menjelaskan, penciptaan peluang usaha yang merata dapat membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Menurutnya, pengembangan sektor UMKM menjadi salah satu solusi efektif karena mampu menyerap tenaga kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Abdul Hakim menambahkan, banyak masyarakat yang memiliki potensi dan keterampilan untuk berwirausaha, namun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan modal, akses pasar, serta pendampingan usaha. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah, lembaga keuangan, dan dunia usaha sangat diperlukan agar masyarakat dapat mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Sementara itu, H. Abdurrahman Saleh menegaskan, pengentasan kemiskinan harus dilakukan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, masyarakat perlu diberikan kesempatan yang sama untuk mengakses sumber daya ekonomi sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kualitas hidupnya.
| Baca juga: BKKBN Ajak Semua Pihak Jadi Orang Tua Asuh |
“Ketika peluang usaha tersedia secara merata, masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi mampu menjadi pelaku ekonomi yang produktif. Inilah yang akan menciptakan kemandirian ekonomi dan mengurangi tingkat kemiskinan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Abdul Hakim juga menekankan pentingnya pembangunan yang berorientasi pada potensi lokal. Setiap daerah memiliki sumber daya dan keunggulan masing-masing yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif, baik di sektor pertanian, perikanan, peternakan, kerajinan, maupun perdagangan.
Kedua narasumber sepakat bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperluas kesempatan berusaha. Dengan dukungan yang tepat, masyarakat akan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui pemerataan peluang usaha, diharapkan angka kemiskinan dapat terus ditekan, kesejahteraan masyarakat meningkat, serta tercipta pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara maupun Indonesia secara umum.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....