Sultra Berikan Dukungan Anggaran Jaminan Kesehatan Warga Kurang Mampu

  • 06 Jun 2026 18:49 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2026 mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar untuk membantu pembiayaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut. Alokasi anggaran berasal dari dana stimulus yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sultra.

Kepala Dinas Kesehatan Sultra dr. Andi Edy Surahmat menjelaskan , pemerintah daerah menargetkan seluruh lapisan masyarakat di Sultra dapat memiliki jaminan kesehatan melalui program BPJS.

Menurutnya , Pemerintah kabupaten dan kota di Sultra juga telah menganggarkan pembiayaan BPJS bagi masyarakat kurang mampu di wilayah masing-masing, sementara Pemprov Sultra berperan sebagai pendukung untuk membantu warga yang belum terakomodasi oleh pemerintah daerah setempat.

"Harapan kami seluruh masyarakat Sultra sudah memiliki perlindungan kesehatan melalui BPJS. Bagi yang mampu bisa mengikuti BPJS Mandiri, sedangkan pemerintah hadir membantu warga yang tidak memiliki kemampuan ekonomi," kata Andi Edy. Rabu 3 Juni 2026

Andi Edy Surahmat juga menjelaskan kepesertaan BPJS dapat berasal dari iuran mandiri yang dibayarkan oleh peserta maupun melalui bantuan pemerintah bagi kelompok yang tidak mampu secara ekonomi. Pemerintah kabupaten dan kota di Sultra juga telah menganggarkan pembiayaan BPJS bagi masyarakat kurang mampu di wilayah masing-masing.

Adapun syarat bagi masyarakat untuk memperoleh bantuan iuran tersebut di antaranya harus memiliki Kartu Keluarga (KK), surat keterangan tidak mampu, belum terdaftar sebagai peserta BPJS, atau sedang mengalami kesulitan membayar iuran kepesertaan secara mandiri .

“Melalui dukungan anggaran tersebut, Pemprov Sultra berharap akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu semakin luas, memberikan perlindungan kesehatan secara merata di seluruh wil; Sulawesi Tenggara ,” ucap Andi Edy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....