Sasarkan Pemuda hingga Disabilitas, OJK Sultra Perluas Edukasi Keuangan
- 04 Agt 2026 09:21 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperluas jangkauan edukasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat di wilayah Sultra.
Langkah ini dilakukan guna mewujudkan masyarakat yang cerdas secara finansial serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha mengungkapkan, sepanjang Semester I 2026, program edukasi keuangan telah menjangkau sebanyak 50.364 peserta melalui 40 kegiatan yang diselenggarakan di 16 kabupaten dan kota.
Berdasarkan hasil evaluasi, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan edukasi secara tatap muka mencapai 95,0 persen.
"Literasi keuangan adalah investasi terbaik untuk masa depan Sulawesi Tenggara yang mandiri dan sejahtera," ujar Bismi Maulana Nugraha.
Meski demikian, Bismi memberikan beberapa catatan dan arah perbaikan untuk pelaksanaan ke depan.
Saat ini, Kota Kendari masih menyerap porsi terbesar yaitu 47,8 persen atau 24.044 peserta dari total capaian.
Oleh karena itu, pemerataan jangkauan ke daerah kabupaten/kota lainnya menjadi prioritas utama OJK Sultra.
Selain itu, sasaran edukasi yang sebelumnya masih didominasi masyarakat umum (60,4 persen) akan diperluas ke kelompok spesifik seperti pemuda, petani, nelayan, dan penyandang disabilitas.
Pengembangan kanal digital seperti siaran langsung media sosial juga terus didorong agar jangkauan masyarakat semakin luas tanpa menambah biaya perjalanan.
Di sisi inklusi keuangan, hasil sinergi OJK, TPAKD, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan telah mencatatkan lebih dari 473.155 penerima manfaat di Sulawesi Tenggara.
Capaian tersebut mencakup Program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar) sebanyak 291.842 siswa/pelajar, Kredit/Pembiayaan Mahasiswa Rentan sebanyak 6.323 mahasiswa, serta program JAMPENA (Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) yang menyasar 1.000 objek pekerja non-ASN dan pekerja rentan.
Bismi menegaskan bahwa program inklusi ini diharapkan mampu mendorong pemerataan akses keuangan sehingga tercipta perekonomian daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....