Bahaya Oversharing di Media Sosial

  • 19 Mei 2026 19:02 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Penggunaan media sosial yang semakin masif di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, dinilai perlu diimbangi dengan kesadaran dalam menjaga privasi diri. Dosen STIE 66 Kendari, Nisrina Hamid, mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan oversharing atau membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial.

Menurutnya, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dipublikasikan karena dapat membahayakan keamanan dan privasi pemilik akun. Salah satunya adalah kondisi rumah atau lingkungan pribadi.

“Misalnya memposisikan bahwa ini kamar anak saya, ini ruang tamu, dan sebagainya. Hal-hal seperti itu harus tetap private,” ujar Nisrina Hamid.

Ia mengatakan, sebagian orang mengunggah kondisi rumah atau aktivitas pribadinya karena ingin diketahui orang lain mengenai keadaan mereka saat ini. Namun tanpa disadari, informasi tersebut dapat dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu, Nisrina juga menyoroti kebiasaan masyarakat, khususnya anak muda, yang kerap mengunggah identitas pribadi ke media sosial, seperti KTP maupun SIM.

“Anak-anak sekarang misalnya ketika mendapatkan SIM atau KTP kadang langsung di-upload ke media sosial. Itu sangat berbahaya,” jelasnya.

Menurutnya, masyarakat perlu mampu memetakan informasi apa saja yang layak dibagikan kepada publik dan mana yang sebaiknya disimpan sebagai privasi pribadi.

Ia pun mengajak generasi muda untuk lebih bijak menggunakan media sosial dengan menjadikannya sebagai sarana pengembangan diri dan karier di masa depan.

“Jadikan kegiatan kita sebagai cara mengembangkan karier kita di masa depan dan menunjukkan cara kita bekerja secara profesional,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....