Balai Karantina Sultra Waspadai PMK dan LSD jelang Idul Adha 2026

  • 19 Mei 2026 17:57 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Balai Karantina meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas hewan ternak di Sulawesi Tenggara. drh. Nichla Rifqiah selaku Ketua Tim Kerja Karantina Hewan Balai Karantina mengatakan bahwa ada dua penyakit hewan yang perlu diwaspadai masyarakat, yakni Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) yang dalam dua tahun terakhir sempat mewabah.

Menurutnya, PMK merupakan penyakit yang sangat mudah dikenali karena memiliki ciri khas pada hewan ternak.

“Untuk PMK cirinya sangat peka sekali, yaitu ada sariawan pada bagian mulut maupun kuku-kukunya,” ujar drh. Nichla Rifqiah.

Ia menjelaskan, apabila masyarakat menemukan hewan dengan gejala tersebut, sebaiknya tidak langsung dipotong untuk kurban dan segera dilaporkan kepada dinas terkait agar dapat ditindaklanjuti.

“Apabila ada kasus seperti itu, lebih baik tidak dipotong atau dilakukan penanganan oleh dinas untuk ditindaklanjuti, karena penularannya sangat tinggi dan cepat menular ke hewan sapi lainnya,” jelasnya.

Dalam menghadapi peningkatan aktivitas jelang Iduladha, Balai Karantina juga memperketat pengawasan di sejumlah wilayah pintu masuk hewan ternak di Sultra. drh. Nichla menyebutkan, pihaknya memiliki enam satuan kerja pelayanan yang telah ditetapkan untuk melakukan pengawasan.

“Di Sultra ini kami punya enam satker, yaitu di Baubau, Raha, Wanci, Kolaka, Kolaka Utara, Bandara Haluoleo, dan Pelabuhan Bungkutoko. Otomatis pengawasan kami mungkin menjadi double,” katanya.

Ia menambahkan, lalu lintas sapi dan kambing biasanya mengalami peningkatan signifikan menjelang Iduladha. Berdasarkan data sementara hingga saat ini, hewan ternak yang paling banyak masuk ke Sulawesi Tenggara berasal dari luar daerah adalah kambing.

“Pada saat Iduladha, lalu lintas sapi dan kambing meningkat. Namun sampai hari ini, kebanyakan kambing masuk dari luar Sultra,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....