Bahaya Pertarungan Ideologi di Media Sosial

  • 19 Mei 2026 07:49 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Dosen PPKN IAIN Kendari sekaligus fasilitator Bela Negara Kementerian Pertahanan RI, Dr. H. Irma Irayanti, SHI, M.Pd, menyoroti besarnya pengaruh media sosial terhadap pola pikir masyarakat, khususnya generasi muda, dalam acara Dialog Sultra Siang Ini di Pro 1 Kendari, Kamis 14 Mei 2026.

Dalam dialog tersebut, Irma Irayanti menyampaikan bahwa media sosial saat ini telah menjadi ruang pertarungan gagasan dan ideologi yang dapat memengaruhi cara pandang seseorang apabila tidak dibarengi dengan pemahaman yang baik.

“Yang berbahaya itu media sosial adalah pertarungan gagasan. Jadi kalau orang yang tidak tahu kemudian ada yang bisa menggiring ideologi mereka di media sosial, maka tergiringlah mereka. Makanya juga perlu diberi pemahaman,” ujarnya.

Menurutnya, derasnya arus informasi di media sosial membuat masyarakat harus memiliki kemampuan menyaring informasi serta pemahaman kebangsaan yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang menyesatkan.

Ia menegaskan bahwa pendidikan karakter, literasi digital, dan penguatan nilai bela negara menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi informasi saat ini.

“Kalau media sosial saja tidak disikapi dengan bijak, maka dampaknya sangat besar terhadap cara berpikir masyarakat,” tambahnya.

Melalui dialog tersebut, Irma Irayanti juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta terus memperkuat nilai-nilai kebangsaan demi menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....