Sultra Fokuskan Edukasi Gizi dan Layanan Kuratif Tangani Stunting

  • 13 Apr 2026 09:52 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memperkuat intervensi spesifik guna menurunkan prevalensi stunting yang saat ini berada di angka 26,1 persen.

Pemerintah daerah menargetkan penurunan angka stunting secara signifikan hingga mencapai kisaran 5 persen agar selaras dengan rata-rata nasional.

Penanganan difokuskan pada pemenuhan zat gizi esensial sejak dini untuk menjamin kualitas fisik, mental, dan produktivitas masyarakat.

Terdapat dua pendekatan utama yang diterapkan, yaitu langkah promotif dan langkah kuratif.

Langkah promotif dilakukan melalui edukasi pola makan bergizi seimbang bagi ibu hamil, balita, dan keluarga.

Sementara itu, langkah kuratif mencakup layanan pengobatan bagi kasus stunting yang dipicu faktor kesehatan atau penyakit penyerta.

"Kualitas manusia sangat ditentukan oleh asupan zat gizi esensial dalam tubuh," ujar Wakil Gubernur Sultra Hugua.

Dijelaskan, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota diperketat agar intervensi di lapangan lebih tepat sasaran. Evaluasi berkala sepanjang tahun dilakukan sebagai dasar perbaikan strategi dan penyelarasan data antarwilayah.

Selain aspek medis, pemerintah menekankan perubahan perilaku masyarakat melalui pendekatan budaya dan sosial. Kebiasaan sehari-hari dinilai sangat memengaruhi keberhasilan program, sehingga diperlukan komunikasi efektif mengenai pola asuh dan kebersihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....