Pemkot Kendari Kembali Akan Bersihkan Bangkai Kapal
- 31 Mar 2026 13:09 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID Kendari - Wakil Wali Kota Kendari Sudirman menekankan pentingnya pembersihan bangkai kapal di kawasan Teluk Kendari sebagai bagian dari upaya penataan kota dan penyambutan tamu dari berbagai daerah maupun negara.
Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk terlibat aktif dan turun langsung ke lapangan.
“Seluruh penanggung jawab agar hadir dengan pakaian kerja lapangan. Kita akan turun langsung melakukan pembersihan. Ini membutuhkan kerja nyata dan kesiapan peralatan yang memadai,” tegas Sudirman saat memimpin rapat persiapan pembersihan lokasi pelaksanaan event UCLG ASPAC yang akan digelar di sejumlah titik di Kota Kendari di Ruang Rapat Wali Kota Kendari, Selasa 31 Maret 2026.
Sudirman juga meminta masing-masing OPD untuk memastikan ketersediaan peralatan kerja seperti chainsaw (gergaji mesin), palu, kampak, parang, serta tali untuk mendukung proses evakuasi bangkai kapal yang dinilai membutuhkan penanganan maksimal.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan dalam arahannya menyampaikan kegiatan pembersihan akan dimulai dengan apel gelar pasukan pada Rabu, 1 April 2026 pukul 06.30 WITA di kawasan Papalimba Kecamatan Abeli.
Ia menegaskan seluruh perangkat daerah wajib berpartisipasi aktif tanpa pengecualian dalam menyelesaikan sisa bangkai kapal yang masih berada di lokasi. Berdasarkan hasil pendataan, terdapat 18 kapal yang akan menjadi target penyelesaian pada tahap awal.
| Baca juga: Pemkot Kendari Gelar FGD Asesmen UPTD PPA |
“Kita fokus terlebih dahulu di kawasan Papalimba karena menjadi lokasi utama pelaksanaan agenda penting, termasuk gala dinner,” ujar Amir Hasan.
Selanjutnya, pembersihan akan dilanjutkan ke kawasan sekitar Kendari Beach Teluk Kendari setelah tahap awal selesai.
Seluruh peserta rapat menyatakan komitmen penuh dalam mendukung upaya Pemerintah Kota Kendari untuk menuntaskan permasalahan bangkai kapal di Teluk Kendari yang selama ini dinilai meresahkan masyarakat dan mengganggu estetika kota.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....