Tingkatkan Daya Tampung Pasien, Gedung Baru RSUD Bahteramas Segera Dibangun

  • 09 Mar 2026 18:08 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, memantapkan rencana pembangunan gedung baru RSUD Bahteramas guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Rencana tersebut disampaikan di sela kunjungan Gubernur saat menjenguk korban kecelakaan lalu lintas asal Buton yang tengah menjalani perawatan di RSUD Bahteramas, Minggu, 8 Maret 2026.

Andi Sumangerukka meminta Direktur RSUD Bahteramas agar proses pembangunan fisik gedung baru dapat segera dimulai pada tahun ini.

Gedung yang direncanakan memiliki delapan lantai tersebut akan diproyeksikan sebagai pusat pelayanan utama bagi rumah sakit milik pemerintah daerah.

“Upayakan pembangunannya dapat dilakukan tahun ini. Gedung ini akan menjadi pusat pelayanan rumah sakit,” ujar Andi Sumangerukka.

Pembangunan vertikal ini bertujuan meningkatkan daya tampung pasien serta menyediakan ruang bagi penempatan peralatan medis yang lebih canggih.

Dengan adanya peningkatan fasilitas tersebut, pasien dengan kondisi berat diharapkan tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah akibat keterbatasan peralatan.

Selain infrastruktur rumah sakit, Gubernur juga menginstruksikan percepatan realisasi pengadaan ambulans laut melalui Dinas Kesehatan.

Dua unit ambulans laut telah dianggarkan untuk terealisasi lebih awal pada tahun 2026 guna melayani kebutuhan medis darurat di wilayah perairan.

Andi Sumangerukka menargetkan ketersediaan sedikitnya 17 unit ambulans laut di masa mendatang untuk menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.

“Tahun ini kita siapkan dua unit. Tahun-tahun mendatang kita anggarkan lagi sehingga nanti ada setidaknya 17 ambulans laut yang melayani masyarakat,” tambah Andi Sumangerukka.

Langkah ini diambil untuk memastikan akses kesehatan yang merata, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan dan pesisir.

Sektor kesehatan merupakan satu dari empat agenda prioritas pembangunan pasangan ASR-Hugua, selain sektor pendidikan, infrastruktur, dan ketahanan pangan.

Gubernur menekankan bahwa optimalisasi pembangunan pada empat sektor utama ini tetap menjadi fokus di tengah keterbatasan fiskal daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....