Wisuda 350 Santri PPTQ Al-Mannan, Pemkot Kendari Apresiasi Tahfidz Al-Qur’an

  • 16 Jun 2026 07:41 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Sebanyak 350 santri dan santriwati Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Mannan mengikuti prosesi Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an 2026, Senin, 15 Juni 2026.

Agenda tahunan yang berlangsung khidmat tersebut diselenggarakan secara terpusat di Gedung Datraco Raya, Kelurahan Korumba.

Mewakili Wali Kota Kendari, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Ir. Agus Salim hadir langsung untuk mengikuti seluruh rangkaian prosesi penamatan.

Acara wisuda kali ini mengusung tema utama yaitu Mengakar dalam Iman, Bersinar dengan Al-Qur’an.

Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi para santri yang telah berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan sekaligus menuntaskan target hafalan kitab suci mereka.

Dalam sambutannya, Agus Salim menyampaikan apresiasi tinggi dari Pemerintah Kota Kendari kepada para santri, orang tua, dan seluruh tenaga pendidik.

Dedikasi seluruh pihak dinilai sangat besar dalam mendukung keberhasilan dan kelancaran proses pembelajaran di lingkungan pesantren.

Ia menilai, pola pendidikan berbasis Al-Qur’an memiliki peran krusial dalam membentuk karakter positif generasi muda di tengah tantangan zaman modern.

"Atas nama Pemerintah Kota Kendari, kami mengucapkan selamat kepada seluruh santri yang diwisuda hari ini," ujar Agus Salim.

Ia menambahkan, semoga ilmu dan hafalan Al-Qur’an yang diperoleh menjadi bekal kehidupan, membawa keberkahan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Ia juga menegaskan bahwa Pemkot Kendari menaruh perhatian besar terhadap pengembangan program pendidikan keagamaan di daerah.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di Kota Kendari.

Pemerintah kota membidik pencetakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi kokoh secara moral dan spiritual.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara H. Mansur turut memuji kontribusi nyata dari institusi pesantren.

PPTQ Al-Mannan dinilai konsisten dalam mencetak generasi baru penghafal Al-Qur’an yang berkualitas di wilayah Sulawesi Tenggara.

"Para hafidz dan hafidzah adalah aset berharga umat. Tugas selanjutnya adalah menjaga hafalan tersebut, mengamalkan isinya, dan menebarkan manfaat di tengah keluarga maupun lingkungan masyarakat," tutur H. Mansur.

Prosesi penamatan yang berlangsung penuh haru ini diisi dengan lantunan syahdu ayat suci Al-Qur’an serta penampilan bakat seni dari para santri.

Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan khusus kepada wisudawan dan wisudawati yang sukses menyelesaikan hafalan mereka dengan predikat terbaik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....