Gubernur Ali Mazi Ikuti Rapat Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI di Sultra
- 21 Feb 2023 18:20 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi, mengikuti rapat Kunjungan Kerja Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Reses Masa Persidangan III tahun sidang 2022 – 2023 di Provinsi Sulawesi Tenggara, bertempat di Hotel Claro Kendari, Senin (20/02/ 2023).
Gubernur Ali Mazi, mengatakan bahwa dalam rangka mendorong percepatan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara, kami memiliki program prioritas dan program unggulan/strategis, yang terharmonisasi dengan kebijakan pembangunan nasional yaitu Gerakan akselerasi pemerataan pembangunan daratan dan lautan/kepulauan, yang dikenal dengan akronim (Garbarata).
”Alhamdulillah, pembangunan daerah Sulawesi Tenggara yang telah dilaksanakan selama ini, secara umum telah memberi manfaat bagi masyarakat sultra, hal tersebut tergambar dari laju pertumbuhan ekonomi Sultra dalam satu tahun terakhir pada tahun 2022, ekonomi sultra mencapai 5,53% atau meningkat dari tahun sebelumnya tahun 2021 yang mencapai angka 4,10%”, ungkap Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan pertumbuhan dari sisi produksi, lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan mencapai 6,74 % masih tetap memberikan kontribusi paling dominan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Sultra.
”Pertumbuhan PDRB di Sultra Pada tahun 2022 sebesar 23,23 %, pertumbuhan lapangan usaha pertambangan dan penggalian, sebesar 1,53 % dengan kontribusi 20,27 %, dan pertumbuhan lapangan usaha industri pengolahan, sebesar 16,74 % dengan kontribusi, sebesar 8,36 %”, lanjutnya.
Gubernur menambahkan bahwa lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan harus terus mendapat perhatian karena merupakan tumpuan hidup bagi sebagian besar masyarakat sultra. Demikian pula sektor pertambangan, usaha industri pengolahan dan sektor-sektor lainnya.
”Terkait pengelolaan sumber daya alam, satu hal yang sangat tidak boleh diabaikan adalah aspek keseimbangan alam dan lingkungan sekitar. Untuk itu, agar pengelolaan sumber daya alam kita selalu mengedepankan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, yang ramah lingkungan, demi keberlangsungan hidup kita dan anak cucu kita serta mahluk hidup lainnya dimasa mendatang”, ungkap Gubernur.
Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI, Rusdi Masse Mappasessu, menyampaikan maksud dan tujuannya ke Provinsi Sultra adalah dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan DPR RI.
“Pada kesempatan kunjungan kerja reses kali ini komisi IV DPR RI, ingin mendapatkan informasi secara langsung mengenai penggunaan kawasan hutan, pencemaran dan kerusakan lingkungan pada kegiatan pertambangan Nikel di Provinsi Sulawesi Tenggara”, ujar Rusdi Masse
Lebih lanjut, Rusdi Masse menambahkan bahwa Kunjungan reses ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat perihal indikasi adanya penutupan lahan pertambangan nikel pada kawasan hutan tanpa dilengkapi dokumen persetujuaan penggunaan kawasan hutan serta pencemaran dan kerusakan lingkungan sebagai dampak dari penambangan nikel di Prov. Sultra.
“Kunjungan Kami ke Sultra untuk mengumpulkan informasi dan berdiskusi mengenai penggunaan kawasan hutan dan upaya pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan pada kegiatan pertambangan nikel di sultra utamanya berdiskusi dengan pihak2 terkait yg berdampak langsung maupun tidak langsung dari kegiatan tambang nikel di sultra dan tindak lanjut penyelesaian rehabilitasi lahan dan pemulihan lingkungan”, lanjutnya.
Turut mendampingi Gubernur, Sekretaris Daerah Sultra, Asrun Lio, Pj. Walikota Kendari, Asmawa Tosepu, Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (LHK), Dr. Rasio Ridho Sani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....