Masalah Rem di GP Spanyol Buat Hamilton Batal Tarung Rebut Kemenangan

  • 17 Sep 2026 13:53 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Nasib buruk menghampiri Lewis Hamilton pada gelaran Formula 1 di sirkuit anyar Madring, Spanyol. Meski mengawali balapan dengan sangat menjanjikan dari posisi start keempat menggunakan racikan ban lunak Pirelli, juara dunia tujuh kali itu terpaksa menyelesaikannya lebih awal akibat kendala teknis pada sistem pengereman. Momen awal balapan berdurasi 57 lap tersebut sebenarnya berjalan manis bagi sang pebalap Inggris, yang sempat merangsek naik melewati Max Verstappen di Tikungan 1 serta mengancam posisi dua pebalap terdepan, Lando Norris dan Kimi Antonelli. Namun, harapan untuk mengamankan podium hancur ketika kegagalan fungsi pengereman mulai merusak ritme balapnya sejak putaran-putaran pembuka.

Indikasi masalah pada jet darat Ferrari milik Hamilton kian nyata setelah ia mendapatkan kembali posisi ketiga dari Verstappen yang kedapatan memotong tikungan. Tak lama berselang, Hamilton melaporkan kendala fungsi rem hingga sempat membuat mobilnya menyenggol dinding pembatas jalan. Penurunan performa yang drastis memaksa pebalap senior ini terus melorot dan terlempar keluar di area run-off Tikungan 20. Tanpa risiko lebih besar, Hamilton memutuskan membawa mobilnya kembali ke area pit untuk menyatakan did not finish (DNF) ketika balapan baru berjalan sebanyak tujuh putaran.

Menjelaskan insiden tersebut, Hamilton mengonfirmasi bahwa malfungsi pengereman sudah terjadi sebelum mobilnya menyenggol pembatas lintasan. Ia mengungkapkan bahwa pedal rem mendadak terasa hilang tekanan di Tikungan 5, yang membuat daya perlambatan mobil berkurang drastis sehingga ia tak mampu menahan laju kendaraan dan menyentuh tembok. Kegagalan mekanis yang terus berulang dalam kurun beberapa tikungan berikutnya membuat tim tidak memiliki pilihan lain selain menghentikan laju sang pebalap demi alasan keselamatan.

Terlepas dari kegagalan tragis yang dialaminya, Hamilton tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap potensi paket mobil yang dikembangkan oleh timnya akhir pekan itu. Optimisme tersebut bukan tanpa alasan, mengingat ia sanggup bersaing ketat di papan atas pada sesi kualifikasi, sementara rekan setimnya, Charles Leclerc, mampu memimpin lomba dalam durasi terpanjang sebelum akhirnya mengamankan posisi keempat. Hamilton menegaskan kesedihannya atas kegagalan meraih poin maksimal, seraya meyakini bahwa Ferrari sebenarnya memiliki modal kecepatan yang mumpuni untuk merebut podium tertinggi jika kendala teknis tidak menghalangi mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....