Antonelli Sesalkan Masalah Mobil Gagalkan Peluang Menang di Silverstone
- 11 Jul 2026 12:01 WIB
- Kendari
Poin Utama
- Kimi Antonelli gagal meraih poin di Grand Prix Inggris setelah pelindung roda depan kiri mobilnya terlepas pada lap ke-41, menghancurkan peluang kemenangan yang telah berada di depan mata.
- Pembalap Italia itu menerima penalti lima detik karena melampaui batas lintasan saat mencoba mengendalikan mobil yang kehilangan downforce, dan situasi semakin parah saat Safety Car keluar akibat kecelakaan Max Verstappen.
- Keunggulan Antonelli atas George Russell dalam perebutan gelar juara dunia terpangkas drastis dari 40 poin menjadi hanya 25 poin setelah hasil buruk ini, merupakan kegagalan finis kedua dalam tiga balapan terakhir musim ini.
RRI.CO.ID, Kendari - Kimi Antonelli harus mengubur harapan meraih kemenangan di Grand Prix Inggris setelah masalah teknis pada mobil Mercedes miliknya menghancurkan peluang yang sudah berada di depan mata. Pembalap muda Italia itu mengaku sangat kecewa karena gagal membawa pulang poin, bahkan menyebut hasil tersebut sebagai sesuatu yang sangat sulit diterima mengingat dirinya sempat tampil kompetitif sepanjang balapan di Silverstone.

Antonelli mengawali akhir pekan dengan sangat baik usai memenangkan Sprint Race dan melanjutkan performa impresifnya dengan merebut Pole Position (P1). Saat balapan utama dimulai, ia memang kehilangan posisi terdepan setelah disalip Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, tetapi perlahan mampu menemukan ritme balapnya. Ia berhasil melewati Hamilton pada stint pertama dan mulai mengejar Leclerc yang memimpin lomba. Berbekal ban yang lebih segar, pembalap Mercedes itu terus memangkas selisih waktu dan dinilai memiliki peluang nyata untuk memberikan tekanan kepada Ferrari hingga lap-lap penutup.

Sayangnya, seluruh kerja keras tersebut sirna ketika memasuki lap ke-41. Pelindung roda depan kiri mobilnya terlepas sehingga keseimbangan mobil berubah drastis dan membuat Antonelli kesulitan mengarahkan mobil di tikungan. Mercedes pun memanggilnya masuk ke pit lane sebanyak dua kali untuk mencoba memperbaiki kerusakan tersebut, tetapi performa mobil tetap jauh dari ideal. Di tengah situasi sulit itu, Antonelli juga menerima penalti lima detik akibat beberapa kali melewati batas lintasan, sesuatu yang terjadi karena ia berusaha mengendalikan mobil yang sudah kehilangan banyak performa aerodinamis.

| Baca juga: Antonelli: Tes Bahrain Tak Sepenuhnya Mulus |
Meski demikian, Antonelli masih sempat berharap bisa mempertahankan posisi di zona poin. Ia merasa kecepatan mobil setelah pit stop terakhir masih cukup baik untuk membuka jarak aman dari para pesaing. Namun, harapan itu pupus ketika Safety Car keluar setelah Max Verstappen mengalami kecelakaan di area gravel. Kondisi tersebut membuat seluruh pembalap kembali berkumpul, sehingga penalti waktu yang diterimanya langsung menjatuhkan Antonelli hingga posisi ke-16 saat klasemen akhir ditetapkan.

Pembalap berusia 19 tahun itu mengaku frustrasi melihat bagaimana balapan yang awalnya berjalan menjanjikan berubah menjadi mimpi buruk dalam hitungan lap. Menurutnya, setelah keluar dari pit stop terakhir mobil memang kehilangan downforce dalam jumlah besar, tetapi masih cukup kompetitif untuk finis di posisi 10 besar. Ia bahkan merasa telah menciptakan selisih waktu yang cukup sebelum Safety Car menghapus semua keuntungan tersebut.

Hasil di Silverstone juga menjadi pukulan bagi posisi Antonelli dalam perebutan gelar juara dunia. Keunggulannya atas George Russell kini terpangkas menjadi 25 poin, padahal sebelum balapan ia masih unggul 40 angka. Ini sekaligus menjadi kegagalan finis kedua musim ini setelah sebelumnya kehilangan peluang podium kedua di Grand Prix Spanyol akibat masalah mekanis yang muncul menjelang akhir lomba.

Meski kecewa, Antonelli memilih tidak larut dalam hasil buruk tersebut. Ia mengingatkan bahwa Mercedes sebelumnya mampu meraih lima kemenangan secara beruntun dan menganggap dua kegagalan dalam tiga balapan terakhir sebagai bagian dari dinamika F1. Menurutnya, tim sebenarnya memiliki peluang besar untuk memenangkan Grand Prix Inggris karena dirinya sudah berada dalam jarak yang cukup dekat dengan Charles Leclerc sebelum masalah teknis muncul. Kini fokus Antonelli adalah memastikan Mercedes mampu memperbaiki kendala reliabilitas dan bangkit lebih kuat pada balapan berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....