Hari Hepatitis Sedunia Tingkatkan Kesadaran Lindungi Kesehatan Hati

  • 27 Jul 2026 14:19 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Peringatan Hari Hepatitis Sedunia yang diperingati setiap 28 Juli menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya hepatitis, penyakit peradangan hati yang dapat berkembang menjadi sirosis, gagal hati, hingga kanker hati apabila tidak dideteksi dan ditangani sejak dini.

Hepatitis merupakan peradangan pada organ hati yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Penyakit ini dapat bersifat akut maupun kronis. Pada kasus kronis, hepatitis sering berkembang tanpa gejala yang jelas sehingga banyak penderita baru mengetahui kondisinya ketika telah terjadi kerusakan hati yang berat.

Terdapat lima jenis virus hepatitis, yakni hepatitis A, B, C, D, dan E. Penularannya pun berbeda. Hepatitis A dan E umumnya menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, sedangkan hepatitis B, C, dan D dapat ditularkan melalui darah, cairan tubuh, hubungan seksual yang tidak aman, penggunaan jarum suntik secara bergantian, hingga dari ibu kepada bayi saat proses persalinan.

Selain infeksi virus, gangguan pada hati juga dapat dipicu oleh konsumsi alkohol berlebihan, penggunaan obat-obatan tertentu, paparan zat beracun, hingga penyakit autoimun yang menyerang organ hati.

Masyarakat diimbau untuk melakukan langkah pencegahan melalui vaksinasi hepatitis A dan B, menjaga kebersihan makanan serta air minum, membiasakan mencuci tangan sebelum makan dan setelah menggunakan toilet, tidak menggunakan jarum suntik secara bergantian, memastikan alat medis, tato, maupun tindik dalam kondisi steril, serta menerapkan perilaku seksual yang aman.

Masyarakat juga perlu mewaspadai gejala hepatitis, seperti tubuh mudah lelah, demam, mual, nyeri pada perut kanan atas, urine berwarna gelap, serta kulit dan mata menguning. Jika mengalami tanda-tanda tersebut, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperoleh diagnosis dan penanganan sedini mungkin.

Melalui peringatan Hari Hepatitis Sedunia 2026, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kesehatan hati dengan menerapkan pola hidup sehat, menghindari faktor risiko, serta melakukan deteksi dini guna menekan angka kesakitan dan kematian akibat hepatitis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....