Kebanyakan Minum Bisa Berdampak Buruk Bagi Ginjal!

  • 11 Mei 2026 07:19 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Sekitar 60 hingga 70 persen tubuh manusia terdiri dari air. Oleh sebab itu, manusia memerlukan konsumsi air yang cukup setiap harinya.

Tidak hanya akan membuat tubuh terhidrasi, air juga akan melumasi persendian, menjaga suhu tubuh, dan meningkatkan kesehatan pencernaan.

Akan tetapi, banyak minum air putih juga bisa merusak ginjal. Kenapa demikian? Ketahui selengkapnya lewat ulasan berikut ini.

Sumber ini dikutip dari Klikdokter, menurut dr. Arina Heidyana, minum air terlalu banyak akan membuat ginjal mengeluarkan urine terus-menerus. Sementara, urine mengandung elektrolit yang salah satunya adalah natrium.

“Karena natrium keluar terus menerus, akan terjadi hiponatremia atau gangguan elektrolit. Hiponatremia ini bisa mengancam nyawa,” kata dr. Arina.

Melansir Livestrong, gangguan elektrolit akan menimbulkan gejala berupa mual dan muntah, kebingungan, sakit kepala, serta kram otot.

Jika tidak segera diatasi, penyakit tersebut akan mengganggu fungsi ginjal hingga menimbulkan penumpukan cairan di otak. Pada kondisi kronis, hiponatremia dapat menyebabkan kejang-kejang, koma, hingga kematian.

Minum air terlalu banyak juga akan berdampak buruk pada penderita gagal ginjal. Ini karena penderita tidak mampu mengeluarkan cairan lewat urine secara normal akibat rusaknya fungsi ginjal.

Kondisi tersebut kemudian membuat tubuh penderita mengalami penumpukan cairan. Pada kondisi parah, penumpukan cairan bisa terjadi di otak dan dapat menyebabkan kematian.

Itulah mengapa penderita gagal ginjal tidak boleh minum banyak. Takaran minum penderita gagal ginjal pun sebaiknya mengikuti saran dokter.

Artikel Lainnya: Minuman yang Harus Dihindari Penderita Gagal Ginjal

Menjaga Kesehatan Ginjal sambil Mencukupi Kebutuhan Cairan

Tips berikut akan membuat Anda mendapatkan manfaat baik dari minum air putih dan membuat ginjal tetap sehat.

  • Minum Air sesuai Kondisi Tubuh

Rekomendasi umum konsumsi air putih setiap harinya adalah 8 gelas. Namun, jumlah kebutuhan cairan setiap orang bisa berbeda-beda.

Melansir Institute of Medicine, diperkirakan pria membutuhkan 13 cangkir air atau setara dengan 3 liter air setiap harinya. Sementara itu, wanita membutuhkan 9,9 cangkir atau setara 2,2 liter air setiap hari.

Bagi orang dengan gagal ginjal, jumlah air putih yang diminum harus dibatasi sesuai rekomendasi dokter. Namun, disebutkan di American Kidney Fund, jumlah yang umumnya direkomendasikan adalah 32 ons (sekitar 950 ml atau 3-4 gelas) per hari.

  • Ketahui Arti Warna Urine

Urine yang berwarna kuning biasanya menandakan bahwa kebutuhan cairan Anda sudah tercukupi. Warna ini juga menunjukkan kalau Anda tidak minum air putih secara berlebih.

Namun, apabila urine berwarna kuning gelap, tandanya Anda mengalami dehidrasi dan butuh minum air lebih banyak. Meski begitu, pastikan tidak minum air putih dalam jumlah banyak sekaligus.

Dokter Arina menyarankan untuk minum kurang dari 4 gelas dalam satu waktu agar tidak mengganggu fungsi ginjal.

  • Minum Air Cukup saat Konsumsi Obat

Ada beberapa jenis obat yang konsumsinya perlu dibarengi minum air cukup. Melansir National Kidney Foundation, obat-obatan dengan pewarna kontras sebaiknya dikonsumsi dengan minum air yang lebih banyak.

Anda juga bisa berkonsultasi terkait hal ini dengan apoteker atau dokter yang meresepkan.

Itulah ulasan tentang bagaimana konsumsi air berlebih bisa berdampak buruk bagi kesehatan ginjal. Pastikan Anda mengkonsumsi air dalam jumlah yang tepat agar tetap sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....