Dampak Serius GERD dan Upaya Pencegahan Sejak Dini

  • 25 Jan 2026 22:22 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Gastroesophageal reflux disease atau GERD merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke kerongkongan secara berulang. Kondisi ini dapat menimbulkan keluhan seperti nyeri ulu hati, sensasi terbakar di dada, regurgitasi, hingga rasa asam di mulut.

GERD yang berlangsung dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan kerusakan pada jaringan kerongkongan. Dalam buku Sleisenger and Fordtran’s Gastrointestinal and Liver Disease dijelaskan bahwa paparan asam lambung yang terus-menerus dapat menyebabkan esofagitis atau peradangan dinding kerongkongan.

Peradangan yang berulang dapat berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius. Salah satunya adalah penyempitan kerongkongan akibat jaringan parut, yang dapat menimbulkan kesulitan menelan dan rasa nyeri saat makan.

GERD juga dapat memicu kondisi yang dikenal sebagai Barrett’s esophagus. Dalam Harrison’s Principles of Internal Medicine dijelaskan bahwa perubahan sel pada lapisan kerongkongan ini meningkatkan risiko terjadinya kanker esofagus.

Selain berdampak pada sistem pencernaan, GERD dapat memengaruhi sistem pernapasan. Naiknya asam lambung hingga saluran napas dapat memicu batuk kronis, suara serak, serta memperburuk kondisi asma.

Keluhan GERD yang sering muncul pada malam hari juga berpengaruh terhadap kualitas tidur. Gangguan tidur yang berulang dapat menyebabkan kelelahan, menurunkan konsentrasi, dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Upaya pengendalian GERD dapat dimulai dengan perubahan gaya hidup. Mengatur pola makan, menghindari makanan pemicu, tidak langsung berbaring setelah makan, serta menjaga berat badan ideal menjadi langkah penting dalam mengurangi gejala.

Penanganan GERD secara konsisten diperlukan untuk mencegah komplikasi jangka panjang. Dengan mengenali bahaya dan efek seriusnya sejak dini, GERD dapat dikelola agar tidak berkembang menjadi gangguan kesehatan yang lebih berat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....