Kasus Penyerangan di Kawasan MTQ Viral, Polda Sultra Tangkap Sembilan Pemuda
- 04 Jun 2026 16:35 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Personel kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara mengamankan sembilan orang yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan dan pengrusakan di kawasan MTQ Kota Kendari, Kamis, 4 Juni 2026.
Aksi penyerangan oleh sekelompok pemuda tersebut sebelumnya sempat terjadi pada Selasa, 2 Juni 2026 sekitar pukul 03.30 Wita dini hari.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sultra Kombes Pol. Wisnu Wibowo didampingi Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol. Iis Kristian menjelaskan bahwa kejadian yang sempat viral di media sosial ini mengakibatkan jatuhnya korban luka serta kerusakan kendaraan.
"Saat ini kami periksa 9 orang untuk didalami peran mereka masing-masing, satu orang diantaranya berinisial AH merupakan residivis kasus pengeroyokan," kata Wisnu Wibowo dalam sesi interaksi bersama wartawan.
Pengungkapan kasus ini bermula ketika Unit Reaksi Cepat Direktorat Reskrimum melakukan penyelidikan intensif setelah memonitor adanya insiden penyerangan tersebut di ruang publik.
Petugas di lapangan berhasil mengidentifikasi lokasi yang dijadikan markas berkumpul oleh para pelaku, yakni sebuah rumah kosong di daerah THR Kendari yang terletak tidak jauh dari kawasan MTQ.
Dalam pergerakan awal, petugas melakukan penyisiran di lokasi tersebut dan menangkap seorang terduga pelaku berinisial AT.
Dari penangkapan pertama tersebut, polisi melakukan pengembangan ke beberapa titik persembunyian lainnya di sekitar wilayah kota.
Pada hari yang sama hingga pukul 16.00 Wita, petugas berhasil meringkus tujuh orang tambahan, hingga total terduga pelaku yang mendekam di sel tahanan kini mencapai sembilan orang.
Selain menangkap para pemuda tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam serta beberapa unit kendaraan bermotor yang digunakan saat beraksi.
Sementara itu, korban luka akibat insiden penyerangan di kawasan komersial tersebut telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa pengejaran terhadap sisa anggota kelompok yang terlibat dalam keributan ini masih terus berjalan di lapangan.
"Tim unit reaksi cepat saat ini masih mencari pelaku lainnya yang terlibat dalam kejadian tersebut," ujar Wisnu Wibowo.
Polda Sultra mengimbau para terduga pelaku lain yang masih melarikan diri agar kooperatif dan segera menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat.
Masyarakat yang memiliki informasi tambahan mengenai peristiwa ini juga diharapkan melapor guna mendukung penegakan hukum dan menjaga situasi keamanan kota tetap kondusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....