Sensus Ekonomi 2026 Sasar Seluruh Rumah Tangga dan Pelaku Usaha

  • 09 Jul 2026 07:46 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Badan Pusat Statistik (BPS) terus mematangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui sosialisasi kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan dalam Dialog Santai Siang Pro 2, yang menghadirkan Dedi Yanto, SST, M.Ec.Dev., Pranata Komputer Ahli Madya BPS Kota Kendari, untuk menjelaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung pendataan ekonomi nasional.

Dalam dialog tersebut, Dedi Yanto menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan dilakukan secara menyeluruh dengan metode door to door, sehingga tidak ada rumah tangga maupun pelaku usaha yang terlewat dari pendataan.

"Semua harus disensus dan kegiatan ini dari door to door, tidak ada yang terlewat. Saya harapkan juga dari masyarakat memberikan data yang detail terkait rumah tangganya dan kegiatan usaha di dalamnya," ujar Dedi.

Dedi menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menyasar perusahaan berskala besar, tetapi juga seluruh aktivitas ekonomi yang dijalankan masyarakat, termasuk usaha mikro dan kecil yang tersebar di lingkungan permukiman.

Menurutnya, berbagai jenis usaha seperti coffee shop, barber shop, warung, toko kelontong, hingga usaha rumahan akan menjadi bagian dari pendataan. Data tersebut menjadi dasar penting dalam menggambarkan kondisi ekonomi secara nyata.

"Pendataan Sensus Ekonomi 2026 ini sedang berlangsung untuk menyasar semua keluarga dan pelaku ekonomi yang tidak terbatas pada perusahaan saja. Karena di lapangan ada coffee shop dan barber shop, dari mata kita tahu jumlahnya, tetapi melalui sensus ekonomi kita memperoleh data yang akurat," jelasnya.

Dedi menambahkan, data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi landasan pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan ekonomi, pemberdayaan usaha, serta perencanaan program yang lebih tepat sasaran.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan informasi yang benar, lengkap, dan akurat kepada petugas sensus. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus menghasilkan data berkualitas yang bermanfaat bagi pembangunan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....