Tips Mengatur Anggaran Belanja Menjelang Tahun Ajaran Baru

  • 20 Jun 2026 19:15 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Memasuki pertengahan Juni 2026, fenomena gaya hidup hemat atau frugal living kian gencar diadopsi oleh masyarakat kelas menengah Indonesia, termasuk di Kota Kendari. Tren ini tidak lagi sekadar menjadi pilihan gaya hidup kasual di media sosial, melainkan telah bergeser menjadi strategi krusial untuk mempertahankan stabilitas ekonomi rumah tangga. Penerapan manajemen keuangan yang cermat ini dinilai sangat efektif dalam membantu keluarga menghadapi dinamika kenaikan biaya hidup yang terjadi belakangan ini.

Dilansir dari ulasan ekonomi perilaku di portal Kompas Money pada 17 Juni 2026, frugal living didefinisikan sebagai pola hidup hemat yang berfokus penuh pada alokasi pengeluaran yang benar-benar diperlukan serta menghindari konsumsi berlebihan. Langkah nyata seperti membawa bekal dari rumah, membatalkan langganan hiburan digital non-esensial, hingga menunda pembelian barang sekunder menjadi instrumen penting untuk memitigasi penyusutan daya beli di tingkat rumah tangga.

Dikutip dari artikel panduan finansial praktis di laman Kompas.com yang diunggah pada 19 April 2025, kunci utama memulai hidup hemat yang tangguh adalah dengan melakukan pemangkasan terhadap pengeluaran bulanan yang berulang. Para pemula disarankan untuk menyisir kembali tagihan kartu kredit atau keanggotaan berkala yang sudah tidak memberikan fungsi optimal. Mengalihkan sisa dana tersebut ke dalam rekening tabungan berbunga tinggi secara otomatis juga sangat membantu dalam membangun dana darurat yang kokoh.

Berdasarkan analisis sosiologi konsumsi di portal Antara News tertanggal 2 Juni 2026, media sosial saat ini memegang peran ganda, yakni di satu sisi memicu perilaku konsumtif lewat budaya pamer (flexing), namun di sisi lain menjadi ruang edukasi literasi finansial yang efektif. Maraknya konten kreatif mengenai hidup hemat berhasil mengubah stigma masyarakat, di mana hidup sederhana kini mulai dipandang sebagai bentuk kecerdasan finansial yang membawa kebebasan jangka panjang bagi generasi muda.

Menurut data perkembangan ekonomi di program bisnis KBRN pada 19 Juni 2026, disiplin dan komitmen yang kuat merupakan fondasi utama agar penerapan frugal living dapat berjalan secara konsisten di dalam keluarga. Masyarakat diimbau untuk tidak terjebak pada tren gengsi sosial yang dapat merusak tatanan perencanaan masa depan. Melalui pengelolaan anggaran yang bijak dan terukur, ketahanan ekonomi domestik diharapkan dapat tumbuh semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan finansial global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....