OJK Sebut Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga
- 09 Jun 2026 10:11 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga di tengah meningkatnya tekanan terhadap perekonomian global akibat inflasi dan volatilitas pasar keuangan, di Jakarta.
Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK, Agus Firmansyah, mengatakan konflik geopolitik yang masih berlangsung menyebabkan harga energi tetap tinggi sehingga meningkatkan tekanan inflasi global.
"Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK menilai stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga di tengah peningkatan inflasi global dan volatilitas pasar keuangan," kata Agus Firmansyah.
Ia menjelaskan aktivitas ekonomi global masih menunjukkan ketahanan meskipun ketidakpastian arah kebijakan moneter dan pergerakan pasar keuangan internasional masih berlangsung.
Menurut Agus, aktivitas ekonomi domestik relatif terjaga dengan sektor manufaktur yang kembali berada pada fase ekspansi serta inflasi yang masih berada dalam level terkendali.
OJK juga mencatat intermediasi keuangan tumbuh positif dengan tingkat solvabilitas yang tetap terjaga pada level tinggi.
Pada sektor perbankan, kredit tumbuh 9,98 persen secara tahunan menjadi Rp8.755 triliun pada April 2026.
Sementara itu, rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) tercatat sebesar 23,97 persen yang menunjukkan ketahanan permodalan perbankan masih kuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....