Realisasi Belanja Negara di Sultra Capai 19,18 Persen per Maret 2026

  • 28 Apr 2026 11:22 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID Kendari – Kantor wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat realisasi Belanja Pemerintah Pusat di wilayah Sulawesi Tenggara sampai dengan 31 Maret 2026 mencapai Rp1.427,24 miliar atau 19,18 persen dari pagu APBN.

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Sultra Iman Widhiyanto menjelaskan Realisasi Belanja tersebut meliputi Belanja Pegawai sebesar Rp937,33 miliar atau 26,07 persen dari pagu APBN, Belanja Barang sebesar Rp323,72 miliar atau 13,59 persen dari pagu APBN.

“Kemudian Belanja Modal sebesar Rp164,78 miliar atau 11,33 persen dari pagu APBN, dan Belanja Bantuan Sosial sebesar Rp1,41 miliar atau 17,32 persen dari pagu APBN,” ungkap Iman Widhiyanto, di Kendari Selasa, 28 April 2026.

Sementara untuk Transfer ke Daerah (TKD) kata Iman Widhiyanto sampai dengan 31 Maret 2026 mencapai Rp3.911,50 miliar atau 28,75 persen dari alokasi, diman Penyaluran TKD Sulawesi Tenggara tumbuh sebesar 34,89 persen dibandingkan realisasi dengan periode yang sama pada tahun lalu.

“Adapun Komponen TKD yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Dana Alokasi Khusu (DAK) Nonfisik yang tumbuh sebesar 65,81 persen diikuti oleh realisasi Dana Bagi Hasil yang tumbuh sebesar 26,40 persen serta Dana Alokasi Umum yang tumbuh sebesar 19,76 persen.

Lebih lanjut Iman Widhiyanto menjelaskan sedangkan untuk komponen lain yaitu Insentif Fiskal masih belum terdapat realisasi sampai dengan akhir Maret 2026 sementara Penyaluran Dana desa sudah mulai berjalan dan tercatat realisasi sebesar Rp22,67 miliar atau 4,23 persen dari alokasi.

“Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu mengalami kontraksi sebesar 76,51 persen, hal ini dikarenakan petunjuk teknis penyaluran Dana Desa baru terbit pada bulan Maret 2026 dan sampai dengan akhir Maret 2026 baru sedikit Desa yang mengajukan pencairan,” ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....