Pemprov Sultra Dorong Pariwisata Berbasis Konektivitas Melalui Famtrip Overlan

  • 08 Agt 2026 11:15 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID,Kendari - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendorong pengembangan pariwisata berbasis konektivitas antardaerah melalui kegiatan Famtrip Overland Tiga Kabupaten. Program tersebut menghubungkan potensi wisata Kabupaten Bombana, Kolaka, dan Kolaka Timur.

Kegiatan yang berlangsung selama 7–9 Agustus 2026 itu secara resmi dilepas Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, di Pelataran Kantor Gubernur Sultra, Jumat 7 Agustus 2026.

Famtrip Overland menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperluas promosi destinasi wisata daratan Sultra. Kegiatan ini dikemas dalam konsep perjalanan lintas kabupaten, sehingga peserta dapat melihat langsung beragam potensi wisata, budaya, kuliner, ekonomi kreatif, dan produk UMKM di masing-masing daerah.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengatakan, Sultra memiliki kekayaan pariwisata yang besar, baik di wilayah kepulauan maupun daratan. Menurutnya, potensi tersebut perlu dikemas dan dipromosikan secara lebih luas agar mampu menarik lebih banyak wisatawan.

“Melalui Famtrip ini, kita ingin memperkenalkan berbagai destinasi wisata unggulan Sulawesi Tenggara kepada masyarakat Indonesia bahkan dunia. Bombana, Kolaka, dan Kolaka Timur memiliki potensi luar biasa yang selama ini belum banyak dikenal dan perlu dipromosikan secara lebih luas,” ujar Andi Sumangerukka.

Gubernur menilai, pariwisata tidak hanya berkaitan dengan sektor rekreasi, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat. Peningkatan kunjungan wisatawan dinilai dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, kuliner, transportasi, hingga jasa pariwisata.

“Olehnya, saya menilai pengembangan konektivitas destinasi antarkabupaten sangat penting untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih beragam bagi wisatawan sekaligus memperluas manfaat ekonomi pariwisata,” ungkapnya.

Tekankan Keberlanjutan

Andi Sumangerukka juga mengingatkan agar promosi dan pengembangan pariwisata tetap memperhatikan aspek keberlanjutan. Ia meminta seluruh peserta menjaga kebersihan, melestarikan lingkungan, serta menghormati adat istiadat masyarakat di setiap daerah yang dikunjungi.

“Jaga lingkungan, hormati adat dan budaya masyarakat. Saya berharap seluruh peserta dapat menjadi duta yang membawa dan menyebarluaskan citra positif Sulawesi Tenggara,” pesannya.

Menurutnya, pengembangan jalur wisata lintas kabupaten membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Konektivitas yang semakin baik diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan destinasi bagi wisatawan dalam satu perjalanan.

Konsep tersebut juga dinilai mampu mendorong pemerataan perputaran ekonomi sektor pariwisata. Wisatawan yang melanjutkan perjalanan dari satu kabupaten ke kabupaten lainnya berpotensi meningkatkan transaksi pada sektor kuliner, penginapan, transportasi, UMKM, dan ekonomi kreatif.

Gubernur berharap Famtrip Overland menjadi momentum untuk memperkuat promosi pariwisata sekaligus membangun citra Bombana, Kolaka, dan Kolaka Timur sebagai satu kesatuan destinasi wisata daratan Sultra.

Selain itu, Gubernur turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bombana, Kolaka, dan Kolaka Timur, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.

“Selamat berpetualang menyusuri tiga kabupaten. Semoga perjalanan ini menghadirkan pengalaman berkesan sekaligus menjadi sarana memperkenalkan pesona Sulawesi Tenggara kepada masyarakat yang lebih luas,” kata Andi sebelum melepas peserta Famtrip Overland.

Libatkan Komunitas dan Media

Kegiatan tersebut melibatkan komunitas pariwisata, influencer, content creator, media, serta perwakilan pemerintah daerah. Selama perjalanan, peserta akan mengunjungi berbagai destinasi wisata di Bombana, Kolaka, dan Kolaka Timur.

Selain menikmati panorama dan objek wisata, peserta juga akan diperkenalkan dengan kekayaan budaya, kuliner lokal, ekonomi kreatif, serta produk-produk UMKM masyarakat.

Keterlibatan influencer, content creator, dan media diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi pariwisata Sultra. Pengalaman peserta selama perjalanan nantinya dapat dikemas dalam berbagai konten untuk memperkenalkan potensi wisata daerah tersebut kepada masyarakat yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....