Enam Langkah Praktis Mengunci Amal Baik Pasca Ramadhan

  • 06 Apr 2026 05:10 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID , Kendari - Komitmen menjaga amal ibadah setelah bulan suci Ramadhan menjadi perhatian utama dalam segmen Mutiara Pagi Pro 1 RRI, Senin (6/4/2026) Dalam dialog yang menghadirkan narasumber Dr. H. Samsuri, S.Ag., M.Pd., ditekankan bahwa istiqomah merupakan kunci utama agar nilai-nilai Ramadhan tetap hidup dalam keseharian umat Muslim.

Dr. Samsuri menjelaskan bahwa terdapat sejumlah langkah praktis yang dapat dilakukan untuk “mengunci” amal baik di bulan Syawal. Ia menyebutkan, “Yang pertama adalah memulai dengan puasa sunnah, seperti puasa enam hari di bulan Syawal, sebagai bentuk kelanjutan dari latihan spiritual di bulan Ramadhan.”

Selain itu, menjaga sholat fardu secara berjamaah di masjid juga menjadi bagian penting dalam mempertahankan kualitas ibadah. “Kedua, menjaga sholat fardu di masjid, karena itu merupakan indikator kuat kedisiplinan dan keimanan seorang Muslim,” ujarnya.

Langkah berikutnya adalah tetap berinteraksi dengan Al-Qur’an. Menurutnya, kebiasaan tilawah yang sudah dibangun selama Ramadhan tidak boleh terhenti. “Ketiga, melanjutkan interaksi dengan Al-Qur’an, baik membaca, memahami, hingga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali sholat malam, menjaga lisan dan akhlak, serta mempertahankan kebiasaan bersedekah. “Keempat hingga keenam, yakni menghidupkan sholat malam, menjaga lisan dan akhlak, serta mempertahankan pintu sedekah agar tetap terbuka, ini menjadi pilar utama istiqomah,” jelasnya.

Menutup perbincangan, Dr. Samsuri berpesan agar semangat Ramadhan tidak hanya berhenti di bulan Syawal, melainkan terus berlanjut sepanjang tahun. “Istiqomah itu bukan tentang banyaknya amal, tetapi tentang konsistensi dalam kebaikan, sekecil apa pun itu,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....