Pengukuran Kompetensi Digital ASN Digelar 26 Agustus
- 20 Agt 2026 06:18 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari -Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra mematangkan persiapan Pengukuran Kompetensi Digital Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dijadwalkan berlangsung 26 Agustus 2026.
Persiapan dilakukan melalui Technical Meeting Pengukuran Kompetensi Digital ASN Lingkup Pemprov Sultra di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Rabu 19 Agustus 2026. Kegiatan bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Sumber Daya Manusia (BBLSDM) Komdigi Wilayah Makassar.
Pj. Sekda Sultra, Muhammad Fadlansyah, mengajak seluruh ASN mengikuti pengukuran secara sungguh-sungguh sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan digital aparatur.
Menurutnya, kompetensi digital menjadi bagian penting dalam membangun ASN yang profesional, adaptif dan mampu menghadapi perkembangan teknologi serta pemerintahan berbasis data.
“Mari kita wujudkan ASN Sultra yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik guna mewujudkan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, yaitu Terwujudnya Sulawesi Tenggara Maju yang Aman, Sejahtera, dan Religius,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir, mengatakan pengukuran dilakukan untuk memperoleh gambaran kemampuan digital ASN secara terukur. Hasil pemetaan akan menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan pelatihan dan pengembangan kompetensi.
“Selama ini pelatihan-pelatihan digital belum semuanya berdasarkan kajian. Kadang kita menentukan siapa yang mengikuti pelatihan berdasarkan perkiraan atau subjektivitas. Melalui pengukuran ini kita bisa mengetahui siapa yang perlu ditingkatkan kompetensinya dan jenis pelatihan apa yang sesuai,” jelasnya.
Andi Syahrir menegaskan, pengukuran kompetensi digital bukan merupakan ujian untuk menentukan benar atau salah. Kegiatan tersebut lebih diarahkan untuk memetakan tingkat kompetensi digital ASN sehingga kebutuhan peningkatan kapasitas dapat ditentukan secara tepat.
“Ini untuk melihat gambaran seberapa terliterasinya ASN kita dalam konteks teknologi digital,” ujarnya.
Pengukuran juga menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan Indeks Pemerintahan Digital. Transformasi digital, menurutnya, tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kominfo, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah.
“Kominfo hanya menjadi fasilitator. Transformasi digital dilakukan oleh kita semua. Misalnya dari tanda tangan basah menjadi tanda tangan elektronik, atau dari penggunaan Sisumaker menuju SRIKANDI, itu bagian dari transformasi digital,” katanya.
Pengukuran pada 26 Agustus 2026 akan melibatkan lebih dari 24.700 ASN Pemprov Sultra, terdiri atas CPNS, PNS, PPPK, dan PPPK paruh waktu.
Kegiatan berlangsung pukul 08.00 hingga 16.00 WITA. Peserta tidak perlu mengikuti proses secara terus-menerus karena pengukuran diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit dan dapat dilakukan melalui telepon seluler maupun komputer.
Hasil pemetaan juga akan menjadi dasar pembentukan Gugus Tugas Talenta Digital ASN yang nantinya ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Sultra.
Untuk memantau partisipasi ASN, Dinas Kominfo Sultra menyiapkan dashboard yang menampilkan perkembangan pengisian secara berkala berdasarkan perangkat daerah. Para PIC di masing-masing perangkat daerah diminta membantu menyebarluaskan informasi dan tautan pengukuran kepada seluruh ASN.
“Kita sangat berharap tingkat partisipasi kita tinggi. Ini bukan hanya kegiatan Kominfo, tetapi untuk kita semua. Hasilnya akan menjadi gambaran kondisi kompetensi digital ASN sekaligus dasar untuk menentukan kebutuhan pengembangan kapasitas ke depan,” pungkasnya.
Technical Meeting turut menghadirkan Firdaus Masyhur dari BBLSDM Komdigi Wilayah Makassar sebagai narasumber yang memberikan penjelasan teknis pelaksanaan Pengukuran Kompetensi Digital ASN.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....