Muna Barat Pelajari Tata Kelola Peternakan Moderen Wujudkan Ekonomi Mandiri
- 10 Jul 2026 07:54 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID,Kendari – Pemerintah Kabupaten Muna Barat berkomitmen menjadikan sektor peternakan ayam petelur sebagai roda penggerak ekonomi baru sekaligus wadah penciptaan lapangan kerja. Komitmen ini diwujudkan melalui gelaran Focus Group Discussion (FGD) bersama raksasa pakan ternak, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, di Makassar, Rabu 8 Juli 2026.
Pj Bupati Muna Barat La Ode Darwin mengatakan langkah strategis ini dilakukan guna membangun ekosistem investasi yang kokoh di sektor peternakan. Dikatakan, kehadiran jajarannya di kantor pusat regional Charoen Pokphand merupakan bentuk keseriusan daerah dalam memikat investor, dengan syarat mutlak memberikan dampak kesejahteraan bagi warga lokal.
“Kehadiran kami bentuk keseriusan membuka peluang investasi. Sekaligus dapat lapangan kerja dan peningkatan pendapatan sehingga masyarakat tidak hanya jadi penonton tetpapi menjadi pelaku usaha,” kata La Ode Darwin
Sementra itu manajemen PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Regional Head Eastern Indonesia 1. Hadi Widajad mengapresiasi inisiatif Bupati Muna Barat dalam menjadikan sektor peternakan ayam petelur sebagai roda penggerak ekonomi baru di wilayah Muna Barat
“Kami sangat menyambut baik. Selama 1 tahun saya bertugas, baru ada 2 bupati yang punya inisiatif seperti ini, yaitu Bupati Sidrap dan Bupati Muna Barat,” ungkap Hadi.
Di tempat yang sama Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Muna Barat, La Samarudin, menyatakan kesiapan jajarannya untuk mengawal program tersebut dari hulu ke hilir. Ddan menyatakan DPKH akan memberikan pendampingan intensif mulai dari teknis budidaya, kesehatan hewan, penerapan biosecurity, hingga penguatan kelembagaan peternak lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....