Gubernur Sultra Tekankan Hilirisasi dan Konektivitas

  • 12 Jun 2026 08:02 WIB
  •  Kendari

RRI.CI,ID, Kendari - Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Regional Sulawesi Tahun 2026 yang berlangsung di Kendari, Kamis (11/6/2026).

Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan serta memperkuat sinergi antardaerah di kawasan Sulawesi. Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan menegaskan bahwa Musrenbang Regional Sulawesi memiliki peran penting dalam memperkuat koordinasi, sinkronisasi, dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mewujudkan pembangunan kawasan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Musrenbang Regional Sulawesi Tahun 2026 mengangkat tema “Akselerasi Pembangunan Berkualitas yang Inklusif dan Berkelanjutan melalui Hilirisasi, Konektivitas, dan Pariwisata untuk Kemajuan Regional Sulawesi.” Tema tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya tinggi, tetapi juga mampu memberikan manfaat secara merata kepada masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi. Menurut Andi Sumangerukka, Pulau Sulawesi memiliki potensi besar pada sektor pertanian, perkebunan, pertambangan, kelautan dan perikanan, serta pariwisata. Karena itu, penerapan kebijakan hilirisasi menjadi langkah penting dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat. Selain hilirisasi, Gubernur juga menekankan pentingnya pembangunan konektivitas antarwilayah guna memperlancar arus barang, jasa, dan mobilitas masyarakat.

Penguatan konektivitas dinilai menjadi salah satu kunci untuk mengurangi kesenjangan pembangunan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan Sulawesi. Di era transformasi digital, pemerintah daerah juga didorong untuk memanfaatkan teknologi dalam tata kelola pemerintahan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan publik sehingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Pada kesempatan tersebut, Gubernur turut menyoroti pentingnya pengembangan sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Pengembangan pariwisata, menurutnya, harus dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, menghormati kearifan lokal, dan melibatkan masyarakat setempat sebagai pelaku utama pembangunan. Musrenbang Regional Sulawesi Tahun 2026 dihadiri unsur pemerintah pusat dan daerah, kepala Bappeda se-Sulawesi, Forkopimda, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Melalui forum ini, diharapkan lahir berbagai rumusan kebijakan yang konkret dan implementatif guna menjawab tantangan pembangunan serta memperkuat daya saing kawasan Sulawesi di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....